Find and Follow Us

Senin, 19 Agustus 2019 | 05:27 WIB

Begal Payudara di Jogja, Korban Dibuntuti Lama

Oleh : Aris Danu | Kamis, 18 Juli 2019 | 10:31 WIB
Begal Payudara di Jogja, Korban Dibuntuti Lama
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - PK, mahasiswi asal Cilacap, Jawa Tengah yang menjadi korban pencabulan atau begal payudara mengaku sudah dibuntuti pelaku, US sejak beberapa waktu.

Perisitiwa itu terjadi saat PK berjalan kaki di Jalan Ngasem, kecamatan Kraton Yogyakarta, Selasa (16/7/2019) malam.

Menurut Kapolsek Kraton, Kompol Etty Haryanti, pelakunya yang merupakan penjual cilok asal Jember sudah membuntuti korban sejak awal.

Pada pukul 20.30 WIB, korban bersama saudaranya berlibur di kawasan Malioboro. Malam itu korban bersama saudaranya berpakaian cukup tertutup, keduanya mengenakan jilbab. Setelah puas Malioboro mereka berjalan kaki ke arah Ngasem.

"Korban dari Malioboro pukul 20.30 WIB dengan berjalan kaki bersama temannya (saudara) ke Ngasem untuk pesan Grab," ujar Etty, Kamis (18/7/2019).

Kemudian pukul 21.00 WIB, korban sampai di Jalan Ngasem dan tiba-tiba didekati dari arah belakang oleh orang tak dikenal yang kini diketahui berinisial US (29). Setelahnya US langsung memegang payudara korban. Kaget, korban pun berteriak.

"Jadi dari arah utara Gerjen (Jl Nyai Ahmad Dahlan) ke selatan sampai Ngasem. Tanpa diduga, tanpa dikira tiba-tiba dari arah belakang ada seorang laki-laki yang memegang payudara dan meremas kira-kira tiga detik. Nah, kemudian korbannya langsung menjerit," terang Etty.

Menurut pengkuan korban, lanjut Etty, tersangka US sudah membuntuti korban sejak dari Alun-alun Utara Yogyakarta. Setelah menunggu momen yang tepat tersangka US memberanikan diri meremas payudara korban.

"Pelakunya sempat lari. Kemudian warga yang mengetahui teriakan wanita tersebut (korban) akhirnya sempat ada yang melakukan pemukulan, karena gemas. Mata kirinya (tersangka US) agak bengkak, agak merah, memar," terangnya.

Usai kejadian, pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Kraton untuk menjalani pemeriksaan.[ris]

Komentar

x