Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 11:14 WIB

Novel Disiram Air Keras Tangani 6 Kasus Korupsi

Oleh : Muhamad Yusuf Agam | Rabu, 17 Juli 2019 | 17:31 WIB
Novel Disiram Air Keras Tangani 6 Kasus Korupsi
Juru Bicara Tim Pencari Fakta (TPF), Nur Kholis, didampingi Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal - (Foto: inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Tim Pencari Fakta (TPF) kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan menyebut ada 6 kasus yang tengah ditanganinya di KPK yang diduga menjadi latar belakang adanya teror tersebut.

"Jadi sebenarnya kan tidak terbatas hanya pada 6 kasus ini ya, karena kerja kami juga terbatas oleh waktu, maka kami baru menemukan ada 6 perkara ini yang merupakan kasus sempat ditangani Novel dan berpotensi dendam," kata Anggota TPF, Nur Kholis di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Nurkholis juga memprediksi bahwa pelaku utama yang merasa dendam terhadap Novel Baswedan karena menggunakan wewenangnya berlebihan sebagai penyidik senior KPK, melakukan aksinya menyiram air keras dengan cara menyuruh orang lain.

"Rata-rata kasus yang ditangani KPK ini berkaitan dengan high profile. Mereka (pelaku) tidak akan melakukannya sendiri (menyiram air keras), tetapi menyuruh orang lain untuk melakukan penyiraman," jelasnya.

Novel disiram air kerasa pada 11 April 2017 di dekat kediamannya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarat Utara. Saat itu, Novel baru saja pulang usai sholat subuh di dekat rumahnya.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian pun membentuk TPF yang berisikan Komnas HAM, Kompolnas, Ombudsman dan pihak lainnya. TPF ini telah bekerja selama 6 bulan sejak 8 Januari 2019.

Temuan-temuan ini telah diserahkan ke Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan merekomendasikan Polri untuk membentuk tim teknis spesifik untuk mendalami temuan-temuan dari TPF.[ris]

Komentar

x