Find and Follow Us

Senin, 19 Agustus 2019 | 05:33 WIB

Polisi Bekuk Pelaku Perdagangan Orang ke Timteng

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Selasa, 16 Juli 2019 | 20:48 WIB
Polisi Bekuk Pelaku Perdagangan Orang ke Timteng
Direktur Tindak Pidana Umum Brigjen Nico Afinta - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri (Dirtipidum) menangkap dua orang tersangka tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Dua orang tersebut telah berhasil memberangkatkan sekitar 600 pekerja ilegal.

Direktur Tindak Pidana Umum Brigjen Nico Afinta mengungkapkan kedua tersangka bernama H. Mamun dan Faisal Fahruroji.

"Tersangka atas nama H. Mamun telah memberangkatkan sekitar 500 orang, sedangkan tersangka atas nama Faisal Fahruroji telah memberangkatkan sekitar 100 orang," kata Nico di Bareskrim Polri, Selasa (16/7/2019).

Menurut Nico dari ratusan orang yang diberangkatkan keduanya terdapat satu korban yang melapor kepada KBRI lantaran mendapatkan penganiayaan oleh majikannya. Dari situlah polisi kemudian membekuk kedua tersangka.

"Ada korbannya atas nama Tasini yang mendapatkan penganiayaan oleh majikannya dan terancam lumpuh," tutur Nico.

Tasini diberangkatkan kedua tersangka melalui jalur Jakarta-Batam-Kuala Lumpur-Arab Saudi. Padahal pemerintah tengah melakukan moratorium terhadap pekerja ke Arab Saudi.

Lebih lanjut Nico membeberkan, kedua tersangka menawarkan bayaran 1.200 real per bulan. Namun nyatanya kedua tersangka mendapatkan keuntungan lebih banyak perbulannya.

"Tersangka H. Mamun mendapatkan keuntungan sekitar Rp40 juta per bulan. Sedangkan tersangka Faisal mendapatkan keuntungan per bulan sekitar Rp60 juta," ujar Nico.

Dalam kasus ini kedua tersangka dikenakan Pasal 4 Undang-Undang No. 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan atau Pasal 81, Pasal 86 Undang-Undang No. 18 Tahun 2017 tentang perlindungan pekerja migran Indonesia. [adc]

Komentar

x