Find and Follow Us

Jumat, 23 Agustus 2019 | 02:30 WIB

Komisi III DPR Akan Bahas Amnesti Baiq Nuril

Oleh : Fadhly Zikry | Selasa, 16 Juli 2019 | 16:38 WIB
Komisi III DPR Akan Bahas Amnesti Baiq Nuril
Anggota Komisi III DPR Arsul Sani - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengatakan, pihaknya akan mengkaji permohonan amnesti untuk terpidana kasus ITE dan korban pelecehan seksual Baiq Nuril. Surat amnesti sudah diserahkan oleh Presiden Jokowi melalui Mensesneg ke DPR pada Senin (15/7).

"Yang jelas nanti beberapa hal akan dikaji Komisi III," kata Arsul, Selasa (16/7/2019).

Surat pertimbangan amnesti Baiq Nuril tersebut dibacakan dalam rapat paripurna DPR siang ini. Usai pembacaan surat soal amnesti Baiq Nuril, selanjutkan DPR akan membahas dalam Badan Musyawarah (Bamus), dan kemudian dibahas di Komisi Hukum.

"Pertama (yang dibahas), hal-hal yang merupakan fakta persidangan. Kedua, Pasal yang didakwakan pada Baiq Nuril. Ketiga, pertimbangan hukum mulai dari hakim PN sampai dengan hakim PK di MA," tutur Arsul.

Untuk diketahui, Baiq Nuril mengalami pelecehan seksual secara verbal oleh mantan kepala sekolah SMAN 7 Mataram, atas nama Muslim. Dia sempat merekam pembicaraan tersebut dan memberikan kepada Imam Mudawin sebagai saksi, sehingga rekaman tersebut tersebar.

Pengadilan Negeri (PN) Mataram sempat membebaskan Nuril pada tahun 2017 silam. Namun, jaksa penuntut umum (JPU) mengajukan kasasi.

MA mengabulkan kasasi jaksa dan menghukum Nuril 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta, subsider 3 bulan penjara. Baiq Nuril dikenakan pelanggaran Pasal 27 Ayat 1 juncto Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 11/2008 tentang ITE.

Komentar

x