Find and Follow Us

Minggu, 21 Juli 2019 | 08:13 WIB

Kronologi Helikopter Jatuh di Lombok

Minggu, 14 Juli 2019 | 17:19 WIB
Kronologi Helikopter Jatuh di Lombok
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memantau insiden jatuhnya Helikopter yang dioperasikan oleh PT. Carpediem Air di Desa Kawo, Pujut, Lombok Tengah tepat luar pagar Bandara Internasional Lombok, Minggu (14/7/2019).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti mengatakan helikopter dengan rute penerbangan Labuan Bajo - Lombok dipiloti Captain Kustiyadi.

Menurut dia, helikopter itu terakhir kali melakukan kontak tower saat mengarah ke runway 31 pada pukul 14.02 WITA dan diberikan izin mendarat oleh ATC yang bertugas. Namun, sesaat kemudian pada pukul 14.03 WITA pesawat tersebut jatuh.

"Kami terus memantau situasi atas insiden jatuh helikopter ini, semua pihak berkoordinasi dalam proses evakuasi," kata Polana melalui keterangan tertulisnya.

Ia menjelaskan helikopter dengan tipe B206L4 Registrasi PKCDV membawa sebanyak tiga penumpang Warga Negara Asing (WNA) yakni Luka Marie (Jerman), Nicholas Alexander (Inggris) serta Donoso Lillo (Chille).

Menurut dia, respon cepat dilakukan oleh Air Rescue Fire Fighting ( ARFF) yang tiba di lokasi kecelakaan pukul 14.30 WITA. Tim ARFF terdiri dari utility dan ambulance dengan personel 10 orang. Selanjutnya, tiga penumpang mengalami luka dibawa ke RS Praya jam 15.03 WITA.

"Saya mengimbau kepada seluruh penyedia layanan jasa transportasi udara untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan penerbangan. Sehingga mencegah terjadinya hal-hal yang beresiko," ujarnya.

Sementara Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Elfi Amir mengatakan untuk membantu proses evakuasi dan pengamanan tempat kejadian kecelakaan helikopter, Inspektur Penerbangan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV sudah terjun ke lapangan mengkoordinasikan dengan Kepolisian setempat dan General Manager AP I Bandara Lombok Praya.

"Tidak ada dampak signifikan Kecelakaan pesawat ini terhadap operasi penerbangan di Bandara Internasional Lombok Praya, yang sampai saat ini termonitor normal seperti biasanya," tandasnya.[ris]

Komentar

x