Find and Follow Us

Senin, 19 Agustus 2019 | 05:24 WIB

Bantah Sekjen FPI Soal Rizieq, Ini Kata Kemenlu

Oleh : Happy CH Karundeng | Sabtu, 13 Juli 2019 | 17:58 WIB
Bantah Sekjen FPI Soal Rizieq, Ini Kata Kemenlu
Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Faizasyah

INILAHCOM, Jakarta - Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Faizasyah membantah pernyataan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman yang menyebut otoritas Indonesia meminta otoritas Arab Saudi untuk mencegah Habib Rizieq Syihab.

"Saya hanya bisa bilang saya baru dengar hal itu, saya baru dengar soal hal itu. Saya tidak bisa mengkonfirmasi apapun, mungkin orang sangat mudah mengatasnamakan satu hal," katanya, Sabtu (13/7/2019).

Sebeluymnya, Munarman mengatakan permintaan otoritas Indonesia ke otoritas Saudi itu melalui jalur diplomatik dan nondiplomatik. Permintaan itu juga memuat informasi fitnah terkait status hukum Habib Rizieq.

"Masalah pokok itu adalah adanya permintaan dari otoritas Indonesia ke otoritas Saudi agar mencegah Habib Rizieq meninggalkan wilayah Saudi. Itu masalah pokoknya. Permintaan tersebut dilakukan melalui, baik melalui saluran diplomatik maupun nondiplomatik, berupa informasi fitnah terhadap Habib Rizieq bahwa Habib Rizieq terkait dengan beberapa persoalan hukum di Indonesia. Padahal faktanya, Habib Rizieq sudah clear dari persoalan hukum, dengan adanya SP3, baik perkara di Polda Metro Jaya maupun perkara di Polda Jabar," kata Munarman.

Ia menilai seharusnya pemerintah Indonesia menyampaikan klarifikasi ke Saudi bahwa Habib Rizieq tak mempunyai masalah hukum lagi. Munarman juga meminta pemerintah mencabut pencegahan terhadap Habib Rizieq.

"Jadi otoritas Indonesia mestinya membuat surat clearance dan klarifikasi ke otoritas Saudi bahwa Habib Rizieq sudah tidak ada persoalan hukum di Indonesia dan membatalkan surat terdahulu yang menyatakan Habib Rizieq terlibat berbagai persoalan hukum serta meminta ke otoritas Saudi untuk mencabut pencegahan yang dulu diminta," ujarnya. [hpy]

Komentar

x