Find and Follow Us

Sabtu, 20 Juli 2019 | 04:58 WIB

Jaksa Agung Tunda Eksekusi Baiq Nuril ke Tahanan

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Jumat, 12 Juli 2019 | 13:19 WIB
Jaksa Agung Tunda Eksekusi Baiq Nuril ke Tahanan
Jaksa Agung HM Prasetyo (tengah) didampingi Anggota DPR Fraksi PDIP Rieke Diah Pitaloka menjawab pertanyaan wartawan usai menerima surat jaminan penangguhan eksekusi terhadap terpidana kasus pelanggaran UU ITE, Baiq Nuril Maknun di Kejaksaan Agung - (Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)

INILAHCOM, Jakarta - Jaksa Agung HM Prasetyo mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap terpidana kasus UU ITE Baiq Nuril. Prasetyo beralasan demi kemanusiaan.

"Tetapi atas kasus Ibu Baiq Nuril ini tentunya kita harus melihat kepentingan lebih besar dan selama ini Kejaksaan tentunya harus mendengarkan perasaan keadilan yang tumbuh di tengah masyarakat. Oleh karenanya eksekusi putusannya juga ditangguhkan pelaksanaannya," kata Prasetyo di kantornya, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Prasetyo meminta Baiq Nuril tak perlu khawatir. Sebab, eksekusi penahanan terhadap Baiq Nuril dipastikan ditunda.

"Sekali lagi untuk ibu Baiq Nuril tidak perlu khawatir, tidak perlu merasa ketakutan segera dieksekusi, dimasukkan ke balik jeruji besi, tidak. Kita akan melihat perkembangan selanjutnya. Bahwa hukum bukan sekedar mencari keadilan dan kebenaran tapi kemanfaatan harus diperhatikan," tutur Prasetyo.

Diketahui, PN Mataram membebaskan Baiq Nuril pada 12 Juni 2017. Namun fakta berubah. Majelis kasasi yang diketuai Sri Murwahyuni mengesampingkan digital evidence dan menyatakan Baiq Nuril tetap bersalah dan dihukum 6 bulan penjara. Putusan kasasi itu dikuatkan di tingkat PK, yang diketuai hakim agung Suhadi.

Baiq Nuril sendiri sudah menemui Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly untuk permohonan amnesti yang akan dia ajukan ke Presiden Jokowi. [rok]

Komentar

x