Find and Follow Us

Sabtu, 20 Juli 2019 | 05:01 WIB

Jokowi: Terorisme & Radikalisme Masih Jadi Ancaman

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Kamis, 11 Juli 2019 | 02:04 WIB
Jokowi: Terorisme & Radikalisme Masih Jadi Ancaman
(Foto: Inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan terorisme dan radikalisme masih menjadi ancaman bagi stabilitas keamanan dalam negeri, sehingga seluruh aparat Polri dan TNI harus meningkatkan kewaspadaan dalam mencegah serta memberantas terorisme.

"Tantangan yang dihadapi Polri kedepan dalam memelihara keamanan semakin kompleks, terorisme dan radikalisme masih menjadi potensi ancaman bagi stabilitas keamanan dalam negeri," kata Jokowi di Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Selain itu, kata Jokowi, pesatnya perkembangan teknologi informasi juga mendorong semakin besar dan beragamnya potensi kejahatan di ruang siber termasuk penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian yang menjadi ancaman bagi kerukunan, persatuan serta kesatuan bangsa.

Sementara Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto mengatakan akan menggandeng TNI, Pemerintah Kota dan elemen masyarakat untuk mencegah dan memberantas kejahatan terorisme di wilayah Kota Batu, Jawa Timur.

"Kami akan melakukan patroli ke pemukiman dan tempat-tempag ibadah, penyuluhan di sekolah-sekolah serta dalam giat Jumat Barokah memberikan himbauan bahaya aksi terorisme," kata pria yang akrab disapa Budher ini.

Selain itu, Budher mengatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan MUI (Majelis Ulama Indonesia) terhadap ajaran agama di sekolah-sekolah dan tempat ibadah.

"Melakukan patroli skala besar gabungan TNI, Polri dan elemen masyarakat (ormas) guna memperkokoh dan mengawal NKRI," tandasnya. [adc]

Komentar

x