Find and Follow Us

Selasa, 10 Desember 2019 | 21:37 WIB

Setahun Ditahan, Syafruddin Lega Akhirnya Bebas

Oleh : Ivan Setyadhi | Rabu, 10 Juli 2019 | 08:26 WIB
Setahun Ditahan, Syafruddin Lega Akhirnya Bebas
Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenenggung
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenenggung tak bisa menutupi kebahagiannya malam tadi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berbekal putusan kasasi Mahkamah Agung (MA), Syafruddin dilepas dari segala tuntutan hukum terkait kasus korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Termasuk pidana 15 tahun penjara di tingkat banding.

"Saya mengucapkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, bahwa saya bisa di luar sekarang, dan ini adalah suatu proses perjalanan panjang," katanya di hadapan wartawan di depan Rutan KPK, Selasa (9/7/2019) malam.

Syafruddin yang sejak awal yakin tak bersalah, mengaku mengilhami kisah perjalanan Nelson Mandela, mantan Presiden Afrika soal kebebasan. Sama seperti kisahnya, Syafruddin terus mengikuti setiap proses hukum yang dijalaninya sejak setahun ke belakang.

"Jadi bahwa dari PN kemudian saya ada proses hukum ada PT. Kemudian saya ikuti sampai proses di kasasi. Alhamdulillah, apa yang kami mintakan dikabulkan dan ini adalah satu hari yg bersejarah bagi saya karena sebagai mantan Ketua BPPN saya sebetulnya sudah menyelesaikan segala urusan, sudah diaudit oleh BPK tahun 2006. Jadi, setelah itu saya ga tahu lagi, tahu-tahu tahun 2017 jadi tersangka," ungkapnya.

Selama ditahan, Syafruddin haru menjalani masa penahanan selama 1 tahun 6 bulan 19 hari hingga akhirnya di vonis lepas oleh MA. Selama itu juga, Syafruddin menyempatkan menulis buku terkait perjalanan kasus BLBI yang dihadapinya.

"Saya kira demikian, saya sudah kangen keluarga nih, terimakasih ya, wassalam," tutup Syafruddin bergegas pulang ke rumah. [rok]

Komentar

x