Find and Follow Us

Sabtu, 20 Juli 2019 | 05:05 WIB

Dahnil Ajak Semua Kubur Dendam Politik dan Sosial

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Selasa, 9 Juli 2019 | 08:13 WIB
Dahnil Ajak Semua Kubur Dendam Politik dan Sosial
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak menawarkan konsep rekonsiliasi nasional salah satunya pemulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi ke Indonesia.

"Justru yang saya tawarkan itu adalah rekonsiliasi nasional, berdimensi sosial, mengubur dendam politik dan sosial," kata Dahnil lewat twitternya yang dikutip Senin (8/7/2019).

Menurut dia, Habib Rizieq sudah tidak memiliki lagi masalah hukum. Sebab, kasus yang melibatkan Habib Rizieq sudah dihentikan proses penyelidikan dan penyidikannya oleh penegak hukum.

"Habib Rizieq tidak memiliki masalah hukum lagi seperti yang disampaikan para pihak, sudah SP3," ujar Juru Bicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ini.

Ia mengatakan apabila semua ustaz yang berbeda dan dianggap tidak sesuai dengan kelompoknya kemudian diusir, begitu juga kelompok lain melakukan hal yang sama. Maka, perpecahan di republik menjadi nyata.

"Mereka yang teriak NKRI sesungguhnya perusak NKRI. Mereka yang teriak toleransi sesungguhnya anti toleransi," jelas dia.

Untuk diketahui, Dahnil Anzar punya pandangan kalau pemulangan Habib Rizieq menjadi bagian narasi rekonsiliasi politik setelah pemilu presiden 2019 antara Joko Widodo dengan Prabowo Subianto.

"Ini pandangan pribadi saya. Bila narasi rekonsiliasi politik mau digunakan, agaknya yang paling tepat beri kesempatan kepada Habib Riziq kembali ke Indonesia," kata Dahnil.

Rizieq Shihab saat ini bermukim di Mekkah, Arab Saudi. Dia berangkat ke Mekkah sejak terjerat kasus chat mesum. Kasus ini dihentikan pada Juni 2018, tetapi Rizieq belum juga kembali ke tanah air.[ris]

Komentar

Embed Widget
x