Find and Follow Us

Kamis, 17 Oktober 2019 | 03:43 WIB

MK Tolak Dalil Prabowo Sebut Aparat 'Bantu' Jokowi

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 27 Juni 2019 | 15:56 WIB
MK Tolak Dalil Prabowo Sebut Aparat 'Bantu' Jokowi
(Foto: Inilahcom/Didik)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak dalil Prabowo yang menyebut aparat keamanan tidak netral dalam Pemilu 2019. Bukti-bukti dari kubu Prabowo dinilai tak menguatkan dalil tersebut.

"Mahkamah berpendapat dalil pemohon a quo tidak beralasan hukum. Misal bukti P111 , setelah memeriksa seksama ternyata isinya berupa imbauan presiden kepada jajaran Polri untuk mensosialisasikan program pemerintah," kata hakim konstitusi Aswanto membacakan pendapat majelis hakim dalam putusan sengketa Pilpres 2019, Kamis (27/6/2019).

Aswanto menjelaskan arahan dari Jokowi selaku Presiden adalah hal wajar. Dalam bukti-bukti yang dihadirkan kubu Prabowo juga tak menunjukkan bukti adanya ajak aparat untuk memilih Paslon tertentu.

"Hal itu adalah sesuatu wajar yang dilakukan presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintah. Tidak ditemukan adanya ajakan memilih paslon tertentu dan bukti-bukti tertulis yang diajukan pemohon seluruhnya hanya berupa fotokopi berita online (yang) tidak serta merta menjadi bukti tanpa didukung bukti lain. Masih dibutuhkan bukti lain karena harus dibuktikan pengaruhnya," sambung dia.

Dalam gugatannya, tim hukum Prabowo-Sandi menyebut adanya keikutsertaan aparat keamana dalam pemenangan Jokowi-Ma'ruf. Kubu Prabowo memberi contoh Kapolsek Pasirwangi AKP Zulman Aziz yang kala itu menyebut diperintah oleh Kapolres Garut untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf di wilayahnya.

Namun, AKP Zulman Aziz tak lama langsung meralat semua ucapannya dengan dalih ia tak terima saat itu dimutasi jabatannya. [rok]

Komentar

x