Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 02:36 WIB

Embun Salju Bromo Diprediksi Berlangsung September

Kamis, 27 Juni 2019 | 11:26 WIB
Embun Salju Bromo Diprediksi Berlangsung September
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Malang - Fenomena frost atau embun salju di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Jawa Timur pada tahun ini diprediksi berlangsung panjang hingga September 2019. Embun salju adalah embun upas, air embun yang membeku menyerupai es.

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS, Syarif Hidayat mengatakan, sesuai hasil perkiraan cuaca oleh PVBMG fenomena ini berlangsung mulai Juni hingga September. Adapaun wilayah TNBTS yang terkena embun salju adalah lautan pasir Gunung Bromo, Cemorolawang, Ranupani, Ranu Kumbolo dan Penanjakan.

Fenomena embun salju yang langka ini tentu bakal menarik kunjungan wisatawan untuk datang ke Gunung Bromo. Wisatawan selain melihat pemandangan pegunungan juga bakal berswafoto dengan latar belakang pegunungan bak diselimuti salju.

"Kalau prediksinya memang sampai September. Tujuan wisatawan berkunjung saat ini selain melihat Gunung Bromo juga untuk melihat frost," kata Syarif, Kamis, (27/6/2019).

TNBTS mencatat, selama periode 1 hingga 24 Juni, Bromo dikunjungi 84 ribu wisatawan. Jumlah ini melampaui kunjungan wisatawan pada bulan Mei lalu, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 53.868 orang. "Untuk bulan Juni ini belum tentu kesimpulannya karena frost, bisa juga karena musim libur sekolah. Tapi fenomena frost untuk pengunjung menjadi daya tarik langka atau eksotis," tandasnya.

Sementara itu, suhu rata-rata di TNBTS saat pagi mencapai 3 derajat celcius. Sedangkan pada malam hari bisa mendekati titik beku, yakni 0 derajat celcius. Wisatawan diimbau membawa obat, makan dan minum serta menggunakan pakaian hangat. [beritajatim]

Komentar

x