Find and Follow Us

Jumat, 23 Agustus 2019 | 19:13 WIB

Panglima TNI Jadi Penjamin Soenarko Diapresiasi

Rabu, 26 Juni 2019 | 23:32 WIB
Panglima TNI Jadi Penjamin Soenarko Diapresiasi
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan mantan Danjen Kopassus Soenarko

INILAHCOM, Jakarta - Pengamat Politik dan Pertahanan UKI, Sidratahta Mukhtar menilai langkah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi penjamin penangguhan penahanan mantan Danjen Kopassus Soenarko untuk redam potensi gejolak.

"Saya nilai itu salah satu langkah untuk meredam gejolak di TNI AD, khususnya Kopassus. Jadi penjamin penangguhan penahanan merupakan otoritatif Panglima TNI dan sudah tepat dilakukan Panglima TNI," kata Sidratahta di Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Menurut dia, Panglima TNI yang bersedia menjamin penangguhan penahanan Soenarko bukan sebagai bentuk intervensi hukum. Namun, Panglima TNI turut berperan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban paska pemilu 2019.

"Panglima TNI menempuh jalan tengah untuk merangkul dan merebut hati pendukung Prabowo agar menjaga kondisi tetap kondusif," ujarnya.

Dengan begitu, Sidratahta menganggap wajar karena setelah pemilu 2019 situasi sekarang ini cukup tegang sehingga memerlukan suasana yang kembali kondusif dan merebut kepercayaan publik.

"Saya kira potensi konflik khususnya dalam konteks relasi TNI dan Polri yang dibangun antara Kapolri dan Panglima TNI selama dua tahun terakhir akan terganggu," jelas dia.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PPP, Arsul Sani mengapresiasi langkah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang menjamin penangguhan penahanan Soenarko.

Menurut dia, langkah Panglima TNI untuk menjadi penjamin Soenarko menguatkan aspek pemenuhan persyaratan terhadap penangguhan penahanan yang telah diatur dalam KUHP.

"Panglima TNI turut menjamin, maka itu menguatkan aspek pemenuhan persyaratan untuk penangguhan," katanya. [ton]

Komentar

x