Find and Follow Us

Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:57 WIB

Hakim MK itu Negarawan yang Berpijak Kebenaran

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 26 Juni 2019 | 06:14 WIB
Hakim MK itu Negarawan yang Berpijak Kebenaran
Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon mengatakan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan negarawan dan bukan corong Undang-undang. Karena menurut dia, Undang-undang bisa dibatalkan oleh Hakim Mahkamah Konstitusi.

"Hakim itu bukan corong UU. Hakim itu corong kebenaran, corong keadilan. Apalagi ini Hakim MK, dimana UU saja bisa dia batalkan," kata Jansen lewat twitternya yang dikutip Selasa (25/6/2019).

Oleh karena itu, Jansen mengatakan untuk gugatan hasil pemilu presiden ini diadili Mahkamah Konstitusi yang kelas hakimnya sudah negarawan.

"Namanya negarawan, pijakannya kebenaran bukan lagi kepentingan individu atau kelompok," ujarnya.

Menurut dia, hakim itu bicara melalui putusannya dimana formatnya majelis. Sehingga, apabila ada hakim berlebihan selama sidang tentu itu bagian dari ekspresi pribadi saja.

"Pernah dulu ketika sidang kita 'dicecar' hakim terus, ujungnya malah menang. Sebaliknya, selama sidang kita dipuji-puji hakim, ujungnya malah kalah," jelas dia.

Jadi, kata dia, kalau Mahkamah Konstitusi mau progresif bahwa sidang itu bisa mengadili dua hal yakni mengadili proses dan mengadili hasil.

"Kalau terkait HASIL aku yakin gagal. Tinggal MK berani tidak mengadili PROSES, terkait anak BUMN dimana Ma'ruf tidak mundur. Dan pelatihan saksi yang ajarkan kecurangan dan lain-lain," tandasnya.

Komentar

x