Find and Follow Us

Rabu, 18 September 2019 | 07:10 WIB

Koalisi Jokowi Tak Masalah Kalau Gerindra Gabung

Senin, 24 Juni 2019 | 06:05 WIB
Koalisi Jokowi Tak Masalah Kalau Gerindra Gabung
Wakil Ketua TKN, Arsul Sani - (inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin tak menutup pintu seandainya Gerindra ingin bergabung pasca putusan sengketa Pilpres 2019 nanti.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua TKN, Arsul Sani mengomentari ucapan Wasekjen PAN Faldo Maldini yang berbicara soal kemungkinan Gerindra bergabung dalam kabinet Jokowi di periode 2019-2024.

"Partai-partai KIK memang tidak pernah menutup pintu bagi Gerindra untuk masuk ke dalam koalisi pemerintahan. Semuanya tergantung pada Pak Jokowi dan Pak Prabowo sendiri," kata Arsul Sani kepada wartawan, Minggu (23/6/2019).

Arsul memuji Gerindra yang dinilai bersikap kesatria menghadapi Pilpres 2019. Ia mengapresiasi langkah Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang menyelesaikan perselisihan hasil pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Malah di kalangan partai KIK, Gerindra sangat dihormati karena sebagai partner kontestasi telah bertindak mengikuti jalur hukum dengan membawa perselisihan hasil pilpres ke MK. Gerindra juga dianggap kesatria karena menyelesaikan tahapan pemilu sampai dengan MK, bukan di tengah jalan tiba-tiba pengin 'belok' ketika proses pilpres belum selesai," ujar politikus PPP itu.

Sebelumnya, Faldo Maldini, mengunggah video bertajuk 'Prabowo (Mungkin) Gabung Jokowi'. di YouTube Channel miliknya. Dalam video itu, Faldo menilai ide Prabowo bergabung dengan pemerintahan Jokowi merupakan pilihan realistis.

"So, mungkin nggak yang 12% gabung sama Jokowi? Gue nggak bilang sih, kalau Gerindra gabung ke Jokowi itu buruk. Itu realistis. Itu pilihan bagi parpol, berada dalam lingkaran kekuasaan tentu lebih baik," kata Faldo dalam videonya, Minggu (23/6).

Namun, lanjut Faldo, hal sebaliknya juga mungkin terjadi. Saat ini, hasil Pilpres 2019 masih menunggu keputusan persidangan sengketa hasil pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut Faldo, jika Prabowo dinyatakan menang pilpres, Jokowi bisa saja bergabung di pemerintahan eks Danjen Kopassus itu.

Komentar

x