Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 02:32 WIB

Hakim MK Tak Boleh Terpengaruh Opini Publik

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Minggu, 23 Juni 2019 | 09:30 WIB
Hakim MK Tak Boleh Terpengaruh Opini Publik
Pakar hukum tata negara Refly Harun - (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pakar hukum tata negara Refly Harun mengingatkan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) supaya tidak terpengaruh dengan opini publik setelah proses sidang gugatan hasil pemilu presiden 2019 selesai pada Jumat (21/6/2019).

Menurut dia, semua pihak terlibat baik kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno maupun kubu Joko Widodo-Maruf Amin saling berdiskusi dan menganalisa hasil proses sidang gugatan pemilu presiden yang digelar sejak 14 hingga 21 Juni 2019.

"Kalau sekedar berdiskusi dan menganalisis jalannya sidang dan menebak putusan, tentu boleh-boleh saja. Tapi yang jelas, Hakim MK tidak boleh terpengaruh dengan opini publik apalagi desakan. Tanggung jawab Hakim MK kepada Allah SWT," kata Refly lewat twitternya, Minggu (23/6/2019).

Menurut dia, segala klaim kecurangan juga sudah dipaparkan oleh pemohon yakni kubu Prabowo-Sandi. Namun, pihak termohon dan pihak terkait pun sudah menyanggah atas apa yang dituduhkan.

"Tinggal Hakim MK membuat keputusan. Serahkan saja kepada hakim MK. Berdoa saja Hakim MK memutus dengan seadil-adilnya," ujarnya.

Di samping itu, Refly juga mengimbau kepada semua pihak agar menghormati apapun keputusan yang diambil oleh Hakim Mahkamah Konstitusi terkait gugatan hasil pemilu presiden 2019.

"Apapun yang diputuskan MK harus diterima. Bangsa ini membutuhkan waktu lebih banyak untuk membangun ketimbang bertengkar dan berselisih, apalagi saling memaki," tandasnya. [rok]

Komentar

Embed Widget
x