Find and Follow Us

Selasa, 16 Juli 2019 | 14:09 WIB

Dikeroyok Usai Sidang Gus Nur, FPI Laporkan Banser

Jumat, 21 Juni 2019 | 12:00 WIB
Dikeroyok Usai Sidang Gus Nur, FPI Laporkan Banser
(Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya - Front Pembela Islam (FPI) kota Surabaya melaporkan Banser ke Polrestabes Surabaya atas kasus pengeroyokan yang menimpa anggotanya di depan Pengadilan Negeri Surabaya.

Kuasa hukum FPI Andrey Ermawan mangaku bahwa pelaku pengeroyokan itu adalah Banser. Pihaknya melihat dengan jelas bahwa pelaku meggunakan seragam Banser.

"Ada 20 orangan yang mengeroyok pihak kami. Mereka menggunakan seragam Banser," tukasnya, pada Kamis (20/06/2019)

Saat ditanya kronologis kejadian, Andrey menceritakan bahwa TKP pengeroyokan terjadi di luar Pengadilan Negeri Surabaya.

"Sidangnya berjalan baik dan aman. Namun, saat pihak kami baru saja keluar dari PN dan belum jauh dari lokasi. Tiba-tiba dicegat dan dikeroyok oleh 20 orang yang menggunakan seragam Banser" jelas dirinya.

Tidak hanya itu. Menurut penuturan pihaknya, kondisi mobil yang ditumpangi korban juga rusak. Spion hilang dan Hp korban juga hilang.

Andrey juga menyanyangkan kejadian tersebut, karena kondisi korban mengalami memar di bagian wajah dan bibir.

Sementara itu, Abah Malik, ketua Satkorcab Banser kota Surabaya, saat ditemui di Polrestabes, dirinya menginfokan kepada wartawan bahwa ini adalah sesuatu yang seharusnya tidak terjadi. Akan tetapi, dirinya saat itu ada di bagian belakang.

Untuk menindak lanjuti laporan ini, Malik mengatakan akan melakukan mediasi terlebih dahulu. Kini, status korban yang berinisial (AH) dibawa untuk melanjutkan proses visum.

Sebelumnya FPI melaporkan Banser atas perkara tindak Pidana melakukan kekerasan bersama-sama terhadap orang dan barang ke Polrestabes kota Surabaya [beritajatim]

Komentar

x