Find and Follow Us

Senin, 21 Oktober 2019 | 10:25 WIB

KPK Perpanjang Penahanan Rommy, Ini alasannya

Oleh : Ivan Setyadhi | Jumat, 21 Juni 2019 | 04:00 WIB
KPK Perpanjang Penahanan Rommy, Ini alasannya
(Foto: inilahcom/Agus Priatna)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Penahanan bekas Ketua Umum PPP Romahurmuziy diperpanjang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tersangka suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) itu akan kembali mendekam di bui untuk 30 hari ke depan.

"Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan selama 30 hari untuk RMY," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Perpanjangan penahanan Rommy terhitung sejak 25 Juni sampai dengan 24 Juli 2019. Masa penahanan Rommy diperpanjang demi kepentingan penyidikan.

KPK menetapkan Rommy sebagai tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kemenag. Rommy disinyalir mengatur jabatan di Kemenag pusat dan daerah.

Rommy diduga menerima suap dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin. Suap diberikan agar Rommy mengatur proses seleksi jabatan untuk kedua penyuap tersebut.

Rommy selaku penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b ayat (1) atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Muafaq Wirahadi dan Haris Hasanuddin selaku penyuap dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Muafaq juga dijerat Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. [wll]

Komentar

x