Find and Follow Us

Selasa, 16 Juli 2019 | 14:17 WIB

Soal Kivlan Zein, Kewenangan Penyidik

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 20 Juni 2019 | 16:33 WIB
Soal Kivlan Zein, Kewenangan Penyidik
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu mengaku 'bisik-bisik' ke polisi terkait kasus yang menyeret Mayjen (Purn) TNI Kivlan Zein agar Polri mempertimbangkan penangguhan penahanan. Polri menegaskan proses hukum itu kewenangan penyidik.

"Itu kewenangan penyidik. Penyidik yang akan mempertimbangkan itu," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Kivlan Zein diketahui mengirim surat ke Menhan Ryamizard Ryacudu, Menko Polhukam Wiranto, dan pihak lain untuk meminta perlindungan hukum atas kasus dugaan makar, kepemilikan senjata api ilegal dan perencanaan pembunuhan 4 tokoh nasional.

Merespon itu, Ryamizard mengaku telah membisiki polisi untuk mempertimbangkan penangguhan penahanan untuk mantan Purnawirawan TNI itu.

"Saya hargai dia, minta tolong saya. Tapi ingat ya, masalah hukum, masalah politik, tidak saya (ikut campur). Tapi saya sudah bisik-bisiklah dengan teman-teman polisi, coba dipertimbangkan lagi," kata Ryamizard di gedung DPR.

Meski begitu, Ryamizard menegaskan bahwa ia tidak akan ikut campur dalam proses penambangan hukum yang menyeret mantan seniornya di TNI itu. [ton]

Komentar

x