Find and Follow Us

Rabu, 18 September 2019 | 07:10 WIB

Kader Yusril Sebut Moeldoko & Ganjar di MK

Oleh : Fadhly Zikry | Kamis, 20 Juni 2019 | 12:34 WIB
Kader Yusril Sebut Moeldoko & Ganjar di MK
(Foto: Inilahcom/Agus Priatna)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Salah seorang kader Yusril Ihza Mahenda di Partai Bulan Bintang (PBB) menjadi saksi tim hukum Prabowo-Sandi di sidang gugatan Pilpres 2019 Mahkamah Konstitusi (MK) yang baru berakhir pada Kamis (20/6) subuh.

Calon Legislatif dari PBB bernama Hairul Anas itu mengungkapkan sejumlah strategi pemenangan dari tim kampanye nasional (TKN) ketika dirinya mengikuti pelatihan di Jawa Tengah. Ia juga mengungkapkan instruksi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam pelatihan tersebut.

"Pak Gubernur (Ganjar) itu mengatakan bahwa pemenangan itu, yang saya ingat itu bahwa aparatur itu sebaiknya nggak netral. Jadi beberapa kali disampaikan, netral buat apa? dengan suara yang agak kencang dan berkali-kali sekitar 3 atau 4 kali. Di hari kedua, sesi pagi disampaikan bahwa aparat sebaiknya yang membela 01, ya kita harus confidence, dalam hal ini 01, bahwa aparat itu sudah mendukung, dan kalau netral buat apa," ungkap Anas di persidangan MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2019) dini hari.

Anas pun kembali menjelaskan pengalamannya saat mengikuti pelatihan saksi tim bagi pasangan Jokowi-Ma'ruf. Salah satunya mengenai materi 'Kecurangan Bagian dari Demokrasi'.

"Saya mendapatkan materi pelatihan 2 hari, itu di mana ingatan saya, juga ada slide nya pertama adalah ada satu slide materi Kecurangan Bagian dari Demokrasi. Materi ini di-upload ke suatu drive, dan ditayangkan pada saat Bapak Moeldoko, kalau tidak salah," papar Anas.

"Materi yang disajikan ada yang cukup mengagetkan, dan saya merasa perlu untuk menampilkan ke majelis yang mulia, bahwasanya ada materi ini, ini masih bisa di download halaman drive yang akan saya sampaikan tertulis, supaya bisa diakses Mahkamah," tandasnya. [rok]

Komentar

x