Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 10:28 WIB

Korban Aksi 22 Mei Tertembak Peluru Kaliber 5,56

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Rabu, 19 Juni 2019 | 22:35 WIB
Korban Aksi 22 Mei Tertembak Peluru Kaliber 5,56
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Polri mengatakan hasil uji balistik peluru tajam yang membuat 9 korban tewas dalam kerusuhan 21-22 Mei telah selesai. Hasilnya, peluru tajam itu berkaliber 5,56 mm dan kaliber 9 mm.

"Untuk uji balistik sudah dilakukan. Dari hasil laboratorium forensik menyebutkan bahwa 3 proyektil yang didapat di tubuh dugaan adalah sebagai pelaku perusuh, itu kaliber 5,56, dan kaliber 9 milimeter," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Dedi mengatakan untuk peluru Kaliber 9 mm mempunyai kekuatan yang cukup membuat rusak tubuh manusia. Saat ini, tim masih meneliti senjata yang digunakan dengan kaliber tersebut.

"Cuma senjata yang digunakan masih di dalami. Karena senjata ini kan sulit. Siapa yang gunakan senjata ini untuk menembakkan dengan gunakan kaliber 556 dan kaliber 5 milimeter. Itu juga penyidik sedang lakukan analisa secara komprehensif terhadap TKP. TKP dimana para korban yang diduga adalah sebagai pelaku perusuh ditemukan. Dari berbagai aspek akan dilihat, termasuk penyidik dari Polda Metro Jaya sedang mencoba mencari CCTV, di sekitar lokasi di beberapa TKP itu," imbuh dia.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra sebelumnya memastikan 4 korban tewasnya tewas karena terkena peluru tajam. Hal itu disampaikan usai polisi menemukan TKP korban dan mendapatkan hasil autopsi. Sementara 5 lainnya masih didalami namun diduga kuat juga tewas karena terkena peluru tajam.

Asep menyebut 9 korban tewas ini diduga sebagai perusuh, karena jasad mereka ditemukan di Petamburan. 2 proyektil peluru berhasil diambil dari hasil autopsi 9 korban tewas tersebut. [adc]

Komentar

Embed Widget
x