Find and Follow Us

Kamis, 18 Juli 2019 | 15:03 WIB

Bukti 17,5 Juta DPT Invalid, Ini Kata Tim Hukum 02

Oleh : Fadhly Zikry | Rabu, 19 Juni 2019 | 18:01 WIB
Bukti 17,5 Juta DPT Invalid, Ini Kata Tim Hukum 02
(Foto: inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Tim hukum Prabowo-Sandi mengaku terkendala dalam mengajukan bukti yang diminta hakim konstitusi Enny Nurbaningsih. Yaitu bukti 17.5 juta daftar pemilih tetap (DPT) yang dinyatakan invalid.

"Kekurangan alat bukti fisik di antaranya karena alat fotokopi, baru 6 rangkap, termasuk alat bukti yang dibicarakan di persidangan. Di bawah panitera menyatakan tidak berwenang menerima karena dianggap kurang syarat, maka kami sampaikan dalam persidangan," kata anggota tim hukum Prabowo-Sandi, Dorel Almir, di ruang sidang MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Sebelumnya, Hakim Konstitusi Suhartoyo meminta pemohon memberikan 12 rangkap alat bukti yang akan diserahkan. 12 rangkap dokumen itu untuk memudahkan hakim dalam memberikan penilaian.

"Kami akui kekurangan tenaga, kemampuan dan alat fotokopi, tetapi sedang diproses," ujar Dorel.

Hakim pun memberikan waktu tambahan untuk tim kuaa hukum segera menyiapkan kekurangan alat bukti yang diminta. Sementara itu, sidang gugatan Pilpres saat ini lanjut pada keterangan saksi kedua. Dijadwalkan ada 15 saksi yang diajukan pemohon memberikan keterangan hari ini. [adc]

Komentar

Embed Widget
x