Find and Follow Us

Selasa, 16 Juli 2019 | 14:16 WIB

MK Tolak Permintaan Perlindungan Saksi Paslon 02

Oleh : Fadhly Zikry | Selasa, 18 Juni 2019 | 19:48 WIB
MK Tolak Permintaan Perlindungan Saksi Paslon 02
Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto, meminta kepada majelis hakim konstitusi untuk menyurati Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memberikan perlindungan terhadap para saksi.

"Apakah kami diperkenankan untuk membuat surat dan menjelaskan siapa yang mendapat ancaman? Kalau ancaman terjadi, siapa yang tanggung jawab? Jadi kalau memang itu tuntutannya, kami akan jelaskan, tapi tak akan kami jelaskan ke publik," kata BW di ruang sidang, gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (18/6/2019).

Pihaknya pun meminta agar hal tersebut tidak dinilai sebagai drama. Menurutnya nyawa seseorang adalah hal yang sangat penting untuk dijamin keamanannya.

"Kalau perlu dikirim sendiri untuk bertemu silakan. Jadi kalau memang kami harus jelaskan, baik. Tapi kami tidak akan ke publik tapi kepada pimpinan, bukan ke pihak terkait. Tapi jangan dikorek-korek jadi sesuatu yang drama. Jangan permaiankan nyawa orang," tuturnya.

Menanggapi permintaan itu, Hakim Konstitusi, Suhartoyo menyatakan tidak dapat memenuhi permintaan tim hukum Prabowo-Sandi. Namun begitu MK akan menyiapkan ruangan khusus bagi para saksi dan akan steril.

"Soal LPSK terus terang MK tidak bisa kemudian mengamini itu karena memang tidak ada landasan hukum untuk memberikan kewenangan itu kepada LPSK. Undang-undang yang jadi landasan itu memang lingkupnya terbatas pada soal-soal tindak pidana," kata hakim konstitusi Suhartoyo. [adc]

Komentar

x