Find and Follow Us

Sabtu, 20 Juli 2019 | 05:08 WIB

BPN Sayangkan Kasus KPPS Wafat Menggantung

Oleh : Ray Muhammad | Selasa, 18 Juni 2019 | 06:00 WIB
BPN Sayangkan Kasus KPPS Wafat Menggantung
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso menilai proses dan tahapan Pemilu 2019 adalah yang terburuk setelah reformasi. Untuk itu, sudah seharusnya pihaknya menyampaikan gugatan ke MK.

Salah satu alasannya, kata dia, dari data Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebanyak 500 lebih anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia saat proses rekapitulasi suara pasca pencoblosan.

"Dari banyak indikator termasuk wafatnya 500 lebih petugas KPPS, pada pemilu sebelumnya kita tidak pernah melihat itu," ujarnya, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Disamping itu, menurutnya soal kasus wafatnya petugas KPPS menggantung hingga saat ini. Ia sangat menyayangkan kasus ini yang terkesan dianggap sepele.

"Padahal banyak kelompok-kelompok LSM dan masyarakat yang menginginkan ini untuk terus diusut secara lebih jelas," tandasnya.

Komentar

x