Find and Follow Us

Selasa, 16 Juli 2019 | 14:13 WIB

Anggota Polri Capim KPK Tetap Harus Ikuti Seleksi

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Senin, 17 Juni 2019 | 22:11 WIB
Anggota Polri Capim KPK Tetap Harus Ikuti Seleksi
Anggota Panitia Seleksi (Pansel) calon Pimpinan KPK, Al Araf - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Panitia Seleksi (Pansel) calon Pimpinan KPK, Al Araf mengatakan anggota Polri tidak dilarang apabila ingin mendaftar menjadi calon Pimpinan KPK periode 2019-2023. Menurut dia, semua harus mengikuti tahapan.

"Semua pihak nanti akan mengikuti proses panjang, artinya publik mengetahui dan presiden juga berharap agar capim KPK adalah mereka yang baik. Jadi menurut saya, semua itu walaupun dari polisi atau dari manapun harus mengikuti tahapan yang tepat," kata Al Araf di Istana Kepresidenan, Senin (17/6/2019).

Sehingga, kata dia, semua calon pimpinan KPK yang daftar akan sulit terjadinya konflik-konflik kepentingan apabila mengikuti tahapan-tahapan yang sudah ditentukan.

"Dan apalagi ada pantauan publik nanti ada rekam jejak tuh terus ada juga untuk ngecek ininya dia dan sebagainya," ujarnya.

Menurutnya, secara Undang-undang tidak ada larangan siapa saja bisa mencalonkan sebagai pimpinan KPK termasuk dari Polri. Sebab, nanti ada yang melihat rekam jejak dan integritas para calon pimpinan KPK.

"Siapa pun bisa mencalonkan, soal integritas dan track record nanti Pansel KPK mengecek mereka yang berasal dari polisi misalkan itu mereka benar-benar memiliki integritas dan kapasitas yang baik," jelas dia.

Oleh karena itu, Al Araf mengatakan Pansel KPK akan bekerja secara transparan untuk menjaring calon pimpinan KPK periode 2019-2023. Karena, Pansel KPK juga menggandeng berbagai instansi pemerintah.

"Nanti ada rekam jejak PPATK, pengecekan dari berbagai masyarakat memberikan input tentang macam-macam ini. Jadi esensinya sepanjang pansel bekerja secara transparan saya rasa itu menjadi kunci mengecek calon-calon pimpinan yang baik di masyarakat," tandasnya. [ton]

Komentar

x