Find and Follow Us

Selasa, 16 Juli 2019 | 14:13 WIB

Polisi Dalami Aksi Penyerangan Sopir Bus di Cipali

Oleh : Aris Danu | Senin, 17 Juni 2019 | 21:21 WIB
Polisi Dalami Aksi Penyerangan Sopir Bus di Cipali
Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Polisi mengisolasi Anshor (29), penyerang sopir bus maut Safari Lux. Akibat penyerangan itu, 12 orang tewas sedangkan Anshor mengalami luka dan dirawat di RS Mitra Plumbon Cirebon.

"Anshor terluka. Kita akan pindahkan Anshor ke ruang perawatan isolasi," kata Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi kepada wartawan di RS Mitra Plumbon Cirebon, Jabar, Senin (17/6/2019).

Polisi akan mendalami motif penyerangan yang dilakukan Anshor terhadap sopir bus. Menurut Rudy, Anshor merupakan seorang sekuriti yang bekerja di Gandaria Tower, Jakarta.

Berdasarkan penyelidikan sementara, lanjut Rudy, pihaknya menduga kecelakaan maut disebabkan adanya penyerangan dari salah seorang penumpang terhadap sopir bus Safari Lux.

"Kita sudah dapat keterangan dari saksi seorang ibu-ibu duduk di belakang sopir. Saat sopir sedang teleponan dan didampingi kondektur, ada seseorang menyerang mengambil alih kemudi," terang Rudy.

Kecelakaan maut bermula ketika Anshor menyerang sopir bus dan hendak mengambil alih kendali. Karena serangan terhadap sopir itu, bus yang sedang berjalan dari arah Jakarta menuju Cirebon kemudian pindah jalur ke arah Cirebon-Jakarta. Tabrakan keras dengan dua mobil pun tak terhindarkan. Kecelakaan maut itu berlangsung pada Senin (17/6/2019), sekitar pukul 01.00 WIB. [ton]

Komentar

x