Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 02:34 WIB

Desakan Pergantian Ketum Demokrat Tidak Tepat

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Minggu, 16 Juni 2019 | 21:09 WIB
Desakan Pergantian Ketum Demokrat Tidak Tepat
(Foto: inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief bereaksi atas desakan digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) untuk memilih ketum PD yang baru menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurut dia, desakan itu kurang pas karena keluarga SBY sedang berduka paska meninggalnya Ibu Ani Yudhoyono.

"Mubarok, Max Sopacua, dan Subur Sembiring yang tak pernah saya lihat berbuat untuk Partai Demokrat--dan fihak luar yang coba ikut campur--, tidak tepat waktunya mengajak kami dan Pak SBY 'berkelahi'. Sekarang kami sedang berduka atas kepergian Ibu Ani. Adakah hati dan kemanusiaan?" kata Andi lewat akun Twitter @AndiArief__, Minggu (16/6/2019).

Andi Arief bahkan menyebut orang-orang yang mendesak digelar KLB seperti Mubarok, Max Sopacua dan Subur Sembiring telah membuat skenario. Andi menuding mereka akan mendorong Gatot Nurmantyo dan Sandia Uno untuk kursi Ketua Umum Demokrat.

"Kami sudah tahu kalau Mubarok, Max Sopacua akan mendatangkan kursi Ketum Demokrat kepada Sandi Uno, Gatot Nurmantyo, dan lain-lain. Menjadi makelar memang kerap menguntungkan. Tapi Sandi Uno atau Gatot Nurmantyo bukan orang yang bodoh yang bisa dibohongi," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Demokrat, Subur Sembiring mendesak digelar Kongres Luar Biasa (KLB). KLB digelar untuk memilih ketum PD yang baru.

Subur meyakini KLB salah satu cara terakhir untuk menyelamatkan PD. Menurutnya, PD harus bisa keluar dari gonjang-ganjing di kalangan elite partai politik.

"KLB itu adalah suatu jalan keluar untuk menyatukan soliditas internal PD di tengah gonjang-ganjing yang beredar. Dan kita harus paham PD tidak akan besar tanpa kebersamaan. Jangan mau diporakporandakan, jangan mau diadu domba. Kita patuh kepada konstitusional partai, sehingga PD ke depan di KLB akan menjadi partai yang dihargai karena semua menjalani konstitusional PD," kata Subur.[ris]

Komentar

x