Find and Follow Us

Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:59 WIB

Ini Motif Pedagang Canang "Palak" Turis di Bangli

Oleh : Happy Karundeng | Sabtu, 15 Juni 2019 | 16:02 WIB
Ini Motif Pedagang Canang
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan dari penyelidikan, diketahui dua ibu penjual canang di hutan Suter, Kintamani, Bangli rela 'palak' wisatawan karena dagangannya sepi.

"Motif karena dagangan sepi," kata ketika dimintai konfirmasi, Sabtu (15/6/2019).

Sulhadi mengatakan kedua pelaku yakni Nyoman Widia Ningsih (35) dan Kadek Tirtawati (49) sudah dimintai klarifikasi Jumat (14/6/2019) di rumah masing-masing. Keduanya mengakui kerap memaksa memberhentikan para pengendara yang lewat di Hutan Suter untuk membeli canang.

"Kedua pelaku mengakui telah memberhentikan para pengendara dengan cara paksa untuk membeli canang sari di alas Suter. Widia mengaku berjualan selama 15 tahun sementara Kadek mengaku sudah berjualan sejak 30 tahun lalu," terang Sulhadi.

Sebagaimana diberitakan, kisah seorang penjual canang yang disebut melakukan 'pemalakan' terhadap seorang wisatawan di hutan Suter, Kintamani, Bangli, viral di media sosial.

Cerita pengakuan sang wisatawan diunggah akun Facebook Heru Doank, Rabu (12/6/2019) lalu. Hingga saat ini postingan itu sudah dikomentari 5,5 ribu orang dan dibagikan 4,1 ribu kali.

Dalam postingan itu sang wisatawan mengeluhkan 'pemalakan' yang dilakukan ibu-ibu penjual canang ini. Bermodus melewati hutan angker, wisatawan tersebut diminta untuk membeli canang untuk ritual keselamatan. [adc]

Komentar

x