Find and Follow Us

Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:25 WIB

KPU: Jawa Timur Jadi Sorotan Gugatan Prabowo-Sandi

Jumat, 14 Juni 2019 | 02:03 WIB
KPU: Jawa Timur Jadi Sorotan Gugatan Prabowo-Sandi
Ketua KPU RI, Arief Budiman - (Foto: Inilahcom)

INILAH.COM, Surabaya - KPU RI menyatakan kesiapannya dalam menghadapi gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang diajukan oleh pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan memulai persidangan awal pada Jumat (14/6/2019) besok.

Ketua KPU RI, Arief Budiman kepada wartawan di Hotel JW Marriott Surabaya, Kamis (13/6/2019) usai melantik 180 komisioner di 36 KPU kabupaten/kota di Jatim mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan tim hukum untuk persidangan awal di MK nantinya.

"Jawaban terkait PHPU sudah diserahkan KPU kepada MK. Tinggal nanti bagimana dalam proses persidangan, termasuk bila dibutuhkan alat bukti baru maupun saksi dalam persidangan," ujar Arief.

Menurut Arief, semua dokumen yang diperlukan termasuk bukti-bukti yang relevan dibutuhkan dalam persidangan sudah dimasukkan ke MK. Sehingga, pihaknya tinggal menunggu jalannya persidangan nanti.

Terkait saksi komisioner KPU kabupaten/kota, Arief mengatakan pada prinsipnya semua komisioner mulai provinsi, kota dan kabupaten, termasuk di Jatim bila diperlukan sebagai saksi juga sudah menyatakan kesiapannya bila diperlukan nanti.

"Memang Jatim menjadi salah satu provinsi yang menjadi sorotan dari pihak 02. Namun, intinya kita sudah siap semuanya. Termasuk komisioner yang ada dan yang baru dilantik saat ini. Makanya kita memilih komisioner yang baru ini yang sudah paham terkait pemilu, bukan yang baru belajar pemilu," jelasnya.

"Pokoknya kalau diperlukan bukti baru, termasuk saksi-saksi dari komisioner yang diperlukan dalam persidangan, kita ready," pungkas Arief yang juga mantan komisioner KPU Jatim ini

Seperti diketahui, sidang Perselisihan Hasil pemilihan Umum (PHPU) yang digelar oleh Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan yang dilakukan oleh pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan mulai berlangsung Jumat (14/6/19).

Sidang pendahuluan ini akan mengundang pemohon, termohon, pihak terkait, dan juga Badan Pengawas Pemilu. Dalam sengketa ini, tim hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga menjadi pemohon. Sedangkan, termohon dalam kasus ini adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sementara itu, tim hukum pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Maruf akan menjadi pihak terkait. [beritajatim]

Komentar

x