Find and Follow Us

  • */ ?>
Senin, 17 Juni 2019 | 17:55 WIB
Hide Ads
'934', 'ekonomi' => '939', 'nasional' => '944', 'metropolitan' => '949', 'hiburan' => '979', 'mozaik' => '964', 'bola' => '954', 'olahraga' => '955', 'teknologi' => '960', 'gayahidup' => '968', 'dunia' => '971', ); ?>
skin
banner
kanan
detail
-
*/ ?>
*/?>

Komnas HAM Sebut 2 Korban Aksi 22 Mei Kena Peluru

Kamis, 13 Juni 2019 | 18:25 WIB

Berita Terkait

Komnas HAM Sebut 2 Korban Aksi 22 Mei Kena Peluru
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik - (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengatakan, dua dari delapan orang korban tewas dalam kerusuhan 21-22 Mei 2019 terkena peluru tajam.

"Harus dicari siapa yang menembakkan peluru tajam itu karena memang betul dari delapan yang meninggal tertembak itu, empat diautopsi dan hanya dua didapati pelurunya. Saya kira semua bisa meyakini bahwa itu pasti karena peluru tajam," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Dia menambahkan, luka akibat peluru karet berbeda dengan peluru tajam. Kondisi itu menurutnya terlihat dari korban yang terkena peluru karet dengan dua orang yang dikatakannya terkena peluru tajam.

"Beberapa korban peluru karet kami lihat pelurunya hanya nempel di situ, tidak sampai membahayakan. Saya kira hampir bisa dipastikan dari peluru tajam, apalagi yang dua ditemukan peluru tajam," ujarnya.

Komnas HAM pun mendorong Kepolisian mengusut penyebab tewasnya sejumlah orang dalam insiden rusuh tersebut.

"Kalau cepat saja tapi kemudian kaidahnya dilanggar, tetap akan dipertanyakan oleh publik. Ini ada kaitan dengan citra polisi yang bukan hanya jaga tapi ditingkatkan. Citra profesionalisme polisi karena semakin profesional polisi ya semakin bisa menjamin demokrasi kita," tandasnya.

Nendia Primarasa - Tradisi Membahagiakan Supported By
    $key) { ?>

Terkait

Berita Terkait Lainnya

Berita nasional Lainnya

Berita Terkini

load->view('ajaxkomentar') ?>

Komentar

Kirim Komentar


Terima Kasih. Komentar Anda akan kami moderasi terlebih dahulu.
Kode Keamanan yang anda masukkan salah !

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Logout

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

session->userdata('twitter_user_id') != '' && $this->session->userdata('twitter_screen_name') != ''){ ?>

Logout

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Login with

*/?>
 

Terpopuler

$v) : ?>

Embed Widget

Highlights news

$v) : ?>
*/ ?>
*/ ?>
x
for data-revive-zoneid */?> uri->segment(1) == 'read' && $this->uri->segment(2) == 'detail'){ ?> uri->segment(1) == 'read' && $this->uri->segment(2) == 'detail' && DOMAINSITE == 'teknologi') { //include("assets/ads/channels/00-youtube-popup.php"); } ?> var BASE_URL = 'https://nasional.inilah.com/'; */?> uri->segment(1) == 'read' && $this->uri->segment(2) == 'detail') : ?>


*/?>