Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 02:31 WIB

Korban Banjir di Kaltim Capai 3 Ribu Jiwa

Oleh : Aris Danu | Rabu, 12 Juni 2019 | 11:02 WIB
Korban Banjir di Kaltim Capai 3 Ribu Jiwa
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Bencana banjir yang menggenangi wilayah Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), mengakibatkan sebanyak 30.580 jiwa terisolir. Mereka tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Samarinda Utara, Sungai Pinang, dan Kecamatan Samarinda Ulu.

Menurut Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Hendra AH, korban banjir paling banyak di Kecamatan Sungai Pinang sebanyak 23.261 jiwa yang tersebar di empat kelurahan.

Selanjutnya di Kecamatan Samarinda Utara ada 13.794 jiwa. Mereka tersebar di Kelurahan Sempaja Timur sebanyak 2.534 jiwa atau 828 KK. Ketinggian air di 14 kawasan di kelurahan ini antara 25 cm hingga 100 cm. Sedangkan banjir paling parah di Perumahan Bumi Sempaja, terutama di RT 1 yang ketinggiannya mencapai 100 cm.

Sementara itu, di Kelurahan Sempaja Utara, terdapat 2.511 jiwa yang terdampak banjir atau 705 KK di sembilan RT. Ketinggian air di wilayah ini rata-rata 50 cm.

Kemudian di Perumahan Griya Mukti, Kelurahan Sempaja Selatan, jumlah korban banjir tercatat ada 797 KK atau 3.985 jiwa. Mereka tersebar di RT 27 sebanyak 1.000 jiwa, RT 28 sebanyak 590 jiwa, RT 32 sebanyak 572 jiwa, dan RT 33 sebanyak 650 jiwa.

"Di Perumahan Griya Mukti, Kelurahan Gunung Lingai, terdapat 1.390 KK dengan 4.764 jiwa yang terdampak banjir. Para korban ini tersebar antara lain di RT 08 sebanyak 420 jiwa. Ketinggian banjir di sini antara 80-170 cm," kata Hendra di Samarinda, Selasa (12/6/2019) malam.

Di tempat lain, yakni Kecamatan Sungai Pinang, jumlah korban banjir sebanyak 23.261 jiwa. Mereka tersebar di Kelurahan Temindung Permai sebanyak 3.691 KK dengan 7.912 jiwa, Kelurahan Bandara 1.620 KK dengan 6.000 jiwa, Sungai Pinang Dalam 260 KK dengan 1.300 jiwa, dan Kelurahan Mugirejo sebanyak 99 KK dengan 373 jiwa.

"Sementara di Kecamatan Samarinda Ulu terdapat 328 KK dengan 1.201 jiwa yang terdampak banjir, yakni di Kelurahan Sidodadi. Mereka ini tersebar antara lain di RT 27 sebanyak 100 KK dengan 431 jiwa dan di RT 28 sebanyak 134 KK dengan 403 jiwa," papar Hendra.

Sebagian besar para korban banjir telah mengungsi ke sejumlah posko pengungsian. Relawan bersama warga melakukan patroli menggunakan perahu karet untuk mengantisipasi ada maling yang menjarah rumah warga yang kosong ditinggal penghuninya karena mengungsi. Salah satunya di kawasan Kelurahan Temindung Permai Samarinda, Rabu (12/6/2019) dini hari. [rok]

Komentar

x