Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 13:55 WIB

Habil Marati, Donatur Kivlan Zen Beli Senjata

Oleh : Ivan Setyadhi | Rabu, 12 Juni 2019 | 04:12 WIB
Habil Marati, Donatur Kivlan Zen Beli Senjata
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kepolisian membongkar habis aktor dibalik kericuhan 22 Mei 2019 di Jakarta. Dari Kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, ada nama politisi Habil Marati yang diduga ikut terlibat.

Habil Marati alias HM sebagai salah satu tokoh yang diduga bertanggung jawab dalam kasus kepemilikan senjata ilegal dan rencana pembunuhan terkait kerusuhan 22 Mei 2019. HM yang merupakan kader PPP diduga menjadi penyedia dana bagi Kivlan.

"Tersangka HM ini berperan, yang pertama, memberikan uang. Uang yang diterima KZ (Kivlan Zein) itu berasal dari tersangka HM," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam dalam rilis di KemenkoPolhukam, Selasa (11/6/2019).

Meski begitu, Habil sudah diamankan sejak bulan lalu di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan.

Total yang diberikan dana ke Kivlan yakni sebesar 15 ribu Dolar Singapura atau sekitar Rp 150 juta.

"Tersangka HM ini berperan memberikan uang. Jadi uang yang diterima tersangka KZ (Kivlan Zen) berasal dari HM. Maksud tujuan untuk pembelian senjata api," ungkap Ade.

Selain itu, HM juga memberikan uang sebesar Rp 60 juta untuk tersangka HK alias Iwan, untuk operasional dan memberi senjata api.

Polisi mengamankan sebuah telepon genggam yang diduga sebagai alat komunikasi dengan Kivlan dan para tersangka permufakatan jahat untuk melakukan pembunuhan."Dan print out bank dari tersangka HM," tegasnya.

Setelah didanai HM, koordinasi kemudian dijalankan oleh tersangka Kivlan Zein alias KZ. Polisi menyebut Kivlan memesan senjata api, memberikan target pembunuhan, sekaligus memberikan uang operasional pada tersangka lainnya.

Sosok Habil Marati

Habil Marati lahir di Raha, Sulawesi Tenggara pada 7 November 1962.

Lulusan Sarjana Syariah IAIN Sumut tahun 1982 juga pernah melanjutkan pendidikan di Magister Manajemen Universitas Sumut 2003.

Selain itu, Habil Marati pernah menempati posisi jabatan direktur di sejumlah perusahaan.

Habil Marati juga merupakan politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia juga sempat jadi anggota Komisi XI DPR dari fraksi PPP.Dalam Pileg 2019, Habil Marati kembali mencalonkan diri sebagai caleg DPR RI dari PPP daerah pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara.

Bahkan, Habil sempat menjadi pengurus di Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Badan Tim Nasional (BTN) saat PSSI dipimpin oleh Djohar Arifin Husin.

Komentar

x