Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 02:23 WIB

Gerindra Minta Demokrat Tak Cari Pembenaran

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Senin, 10 Juni 2019 | 18:11 WIB
Gerindra Minta Demokrat Tak Cari Pembenaran
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Perseteruan Partai Demokrat dengan Partai Gerindra masih berlanjut usai pernyataan Prabowo Subianto yang membongkar pilihan politik Ibu Kristiani Herawati alias Ani Yudhoyono pada pemilu presiden 2014 dan pemilu presiden 2019.

Prabowo menyampaikan pilihan politik Ibu Ani Yudhoyono saat takziyah ke Puri Cikeas, Jawa Barat. Saat itu, Prabowo memberikan testimoni tentang almarhumah Ibu Ani hingga akhirnya terucap pilihan politiknya.

"Saya juga diberitahu bahwa Ibu Ani mendukung saya, memilih 2014 dan 2019 memilih saya. Jadi saya bisa dapat merasakan gimana Pak SBY sekarang kondisinya," kata Prabowo.

Namun, pernyataan Prabowo langsung oleh direspon Ketua Advokasi Hukum Demokrat Ferdinand Hutahaean yang mengancam bakal membongkar percakapan antara Prabowo dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kemudian, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade mempersilahkan Demokrat untuk ungkap percakapan antara Prabowo dan SBY ke publik. Menurut dia, isi pembicaraan antara Prabowo lebih banyak mengenai konstitusi.

"Silahkan saja di bongkar, enggak usah digertak2. Saya tegaskan percakapan pak @prabowo sangat konstitusional," kata Andre lewat twitternya yang dikutip Senin (10/6/2019).

Di samping itu, Andre juga tidak melarang apabila Demokrat mau keluar dari koalisi adil dan makmur. Menurut dia, jangan sampai Demokrat mencari pembenaran hanya karena ingin keluar dari koalisi pasangan Calon Presiden Prabowo dan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno.

Memang, Partai Demokrat melalui Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah silaturahmi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, keluarga besar Yudhoyono juga halal bihalal ke rumah Megawati Soekarnoputri.

"Saran saya kalo mau keluar jangan cari pembenaran. Kalau mau keluar sikahkan saja. Kami ucapkan selamat jalan semoga mendapatkan yg diinginkan di kubu sebelah," ujarnya.

Namun, Andre pun tetap memuji sikap Ferdinand dan kader Demokrat lainnya yang selama kampanye selalu hadir dan membela calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 yakni Prabowo-Sandi.

"Menarik dalam 8 bulan kampanye, bung @FerdinandHaean2 selalu hadir di acara pak @prabowo dan memuji2 pak @prabowo," tandasnya. [ton]

Komentar

x