Find and Follow Us

Minggu, 21 Juli 2019 | 20:47 WIB

Pencarian Korban KM Lintas Timur terkendala Cuaca

Oleh : Happy Karundeng | Sabtu, 8 Juni 2019 | 18:00 WIB
Pencarian Korban KM Lintas Timur terkendala Cuaca
(Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Harian Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2019 Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Nyoman Sukayadnya mengatakan pencarian para korban tenggelamnya KM Lintas Timur, masih terkendala cuaca.

"Karena arah angin kemana-mana," katanya di Posko Nasional, Kemenhub, Sabtu (8/6/2019).

Untuk itu ia menegaskan, pentingnya informasi secepatnya ke Basarnas atau stasiun radio terdekat. Ia berharap koordinasi antarlembaga terus ditingkatkan. Khususnya terkait perubahan cuaca di lokasi pencarian.

"Koordinasi penting. Penyebaran informasi ke Basarnyas sehingga syahbandar mengetahui pada saat itu arus arahnya kemana. Sehingga pencarian cepat, karena kalo terlambat nanti kita cari ke barat taunya arus ke timur," harapnya.

Sebagaimana diberitakan, KM Lintas Timur diinformasikan hilang kontak di Selat Taliabo, Maluku Utara. Kapal itu membawa 20 orang dan berangkat dari Bitung, Sulut, menuju Morowali, Sulteng.

Kapal tersebut dinakhodai Kapten Kapal Martinus Matitaputi. Kapal pengangkut semen itu berangkat pada Sabtu (1/6) pukul 14.00 Wita. Dalam perjalanan, mesin kapal rusak sehingga kapten kapal mencari pelabuhan terdekat guna memperbaiki mesin.

"Setelah mesin kapal diperbaiki, KM Lintas Timur melanjutkan pelayaran. Dalam perjalanan, mesin kapal kembali rusak dan semua sistem kapal tidak berfungsi. Tingginya gelombang dan cuaca buruk membuat kapal oleng dan tidak bisa dikendalikan," tutur Kepala Kantor SAR Palu Basrano, Rabu (5/6/2019).

Dari kecelakaan laut tersebut, satu orang anak buah kapal (ABK) selamat terapung di lautan selama empat hari, sementara 17 orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR. [hpy]

Komentar

x