Find and Follow Us

Selasa, 23 Juli 2019 | 21:35 WIB

Soal Gerindra Gabung, PKB: Demokrasi Butuh Oposisi

Kamis, 6 Juni 2019 | 16:33 WIB
Soal Gerindra Gabung, PKB: Demokrasi Butuh Oposisi
Wasekjen PKB Daniel Johan - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Wasekjen PKB Daniel Johan mengatakan pihaknya menyambut baik jika Partai Gerindra memang akan ditawari bergabung oleh Joko Widodo. Tapi, dalam sistem demokrasi, tetap dibutuhkan pihak oposisi.

"Ya kita sambut baik, sehingga terwujud kabinet gotong royong yang kompak, meski secara prinsip demokrasi juga dibutuhkan kekuatan oposisi yang konstruktif agar terjadi dialektika pembangunan. Tapi kami serahkan sepenuhnya kepada Pak Jokowi-Kiai Ma'ruf sebagai presiden dan wapres terpilih," katanya di Jakarta, Kamis (6/6/2019).

Meski demikian ia menegaskan, hingga kini tidak mengetahui soal kabar ataupun isu dimana Jokowi juga menawarkan kursi menteri kepada Gerindra.

"Tidak paham, itu kan versi Gerindra," jelasnya.

Politikus Gerindra Andre Rosiade sebelumnya mengklaim Gerindra ditawari masuk koalisi Jokowi. Kata anggota Badan Komunikasi Gerindra itu, Jokowi tak hanya menawarkan satu kursi menteri.

Sebagaimana diberitakan, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno juga Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade mengklaim sempat mendengar adanya tawaran yang oleh Jokowi. Jokowi, bahkan menawarkan kursi menteri kepada Partai Gerindra.

"Bahkan kita juga mendengar dari berbagai pihak, Pak Jokowi juga ingin mengajak Gerindra bergabung dalam pemerintahnya, dan juga menawarkan berapa kursi menteri. Itu yang pernah kita dengar, dan bahkan saya mendengar tawaran itu sendiri dari berbagai tokoh di pihak Pak Jokowi. Tapi sekali lagi itu hak mereka ingin berharap seperti apa," tuturnya. [adc]

Komentar

x