Find and Follow Us

Jumat, 19 Juli 2019 | 18:22 WIB

Kecelakaan Beruntun di Jl Gus Dur, Satu Tewas

Senin, 3 Juni 2019 | 11:36 WIB
Kecelakaan Beruntun di Jl Gus Dur, Satu Tewas
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Jombang - Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jl Gus Dur Jombang, Senin (3/6/2019) dini hari. Akibat kejadian itu, satu orang meninggal di lokasi dan dua korban lagi luka berat.

Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman mengatakan, kecelakaan tersebut bermula ketika sepeda motor Honda CBR nopol S 4059 XV yang dikendarai Egi Yoga Pratama (19), menyeberang di Jl Gus Dur dari arah selatan ke utara, condong ke arah timur. Warga Dusun Teguhan, Desa Menduro, Kecamatan Ngimbang, Lamongan ini tidak memperhatikan arus lalu lintas dari arah timur.

Pada saat bersamaan sepeda motor Honda GL 100 nopol S 2519 XI yang berjalan dari arah timur ke barat. Sepeda motor ini dikendarai oleh Oki Pratama (17), pelajar asal Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh, Jombang.

Karena jarak sudah dekat, Oki tidak bisa menguasai keadaan. Sepeda motor yang ia kendarai menabrak Honda CBR milik Egi Yoga. Karena kerasnya benturan Eki terlempar ke arah kanan. Nah, pada saat bersamaan melaju sepeda motor sepeda motor Honda CB nopol S 3595 VI yang berjalan searah di belakangnya.

Tentu saja, Honda CB yang ditunggangi Muhammad Farid (20), mahasiswa asal Dusun Sidobayan, Desa Candimulyo, Jombang Kota ini menyerempet Oki yang sebelumnya sudah terjatuh. "Jadi ada tiga kendaraan yang terlobat dalam kecelakaan beruntun ini," kata Sulaiman.

Dia merinci, korban meninggal di TKP atas nama Egi Yoga Pratama (19), Warga Dusun Teguhan, Desa Menduro, Kecamatan Ngimbang, Lamongan. Kemudian korban dengan luka berat, Oki Pratama (17), pelajar asal Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh, Jombang, sedangkan satu korban luka lagi, Muhammad Farid (20), mahasiswa asal Dusun Sidobayan, Desa Candimulyo, Jombang.

"Kesimpulan sementara, kecelakaan beruntun ini disebabkan karena pengendara motor Honda CBR nopol S 4059 XV ceroboh. Dia kurang memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah timur di Jl Gus Dur," ujar Sulaiman sembari mengatakan bahwa kerugian material kecelakaan itu sekitar Rp 5 juta. [beritajatim]

Komentar

x