Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 10:27 WIB

Ibu Ani Sering Diskusi Bersama Kader Demokrat

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Senin, 3 Juni 2019 | 08:13 WIB
Ibu Ani Sering Diskusi Bersama Kader Demokrat
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Rachland Nashidik

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Rachland Nashidik menceritakan sikap Ibu Ani Yudhoyono dan Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) apabila sedang dalam kondisi emosi atau kesal.

"Seingat saya, dua kali dalam diskusi Pak SBY menggebrak meja. Mungkin kesal pada sikap 'keras kepala' saya. Beliau menjuluki @AndiArief__ dan saya 'Kelompok Rengasdengklok'. Merujuk pada Sukarni Cs yang menculik Soekarno-Hatta. Begitupun, saya selalu patuh bila keputusan diambil," kata Rachland lewat twitternya yang dikutip Minggu (2/6/2019).

Namun, Rachland punya cerita lain terhadap Ibu Ani apabila sedang marah. Rachland mengaku pernah dicuekin oleh Ibu Ani, bahkan tidak disapa sama sekali karena mengkritik terbuka kebijakan partai.

"Lain halnya Ibu Ani. Saya pernah didiemin, tak disapa karena mengeritik terbuka kebijakan Partai. Tapi beliau tetap mengirim pesan SMS saat saya berulang tahun. Ada ciri khas beliau. Bila sedang kesal, beliau panggil saya 'Pak'. Hilang kesalnya, saya dipanggil Bang Alan," ujarnya.

Ia menambahkan setiap diskusi Ibu Ani selalu hadir. Bukan sekali Pak SBY mengundang Ibu Ani, yang masih di kamar untuk datang ke ruang perpustakaan tempat berdebat.

"Ibu Ani bukan hanya mendengar dan menyampaikan pandangan. Beliau selalu mencatat. Lalu diujung membacakan kesimpulan dan putusan," jelas dia.

Namun, Rachland tidak tahu bagaimana pola di partai lain. Akan tetapi, kebiasaan mendengar dan bertukar pendapat pada Pak SBY dan Ibu Ani itulah yang membuat anak 'LSM' merasa mendapat rumah.

"Demokrat adalah partai pertama yang saya masuki. Dan akan jadi partai terakhir yang saya tinggalkan, kelak tiba masa," tandasnya.[ris]

Komentar

x