Find and Follow Us

Selasa, 16 Juli 2019 | 14:05 WIB

Menhan Sedih Jenderal TNI Purn jadi Tersangka

Kamis, 30 Mei 2019 | 16:00 WIB
Menhan Sedih Jenderal TNI Purn jadi Tersangka
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengaku sedih dengan beberapa kasus hukum yang menimpa para purnawirawan Jenderal TNI terkait kasus dugaan makar. Padahal lanjutnya, para purnawirawan Jenderal itu sudah puluhan tahun mengabdikan diri untuk negara dan bangsa.

"Banyak teman-teman kita gugur di Aceh, Papua terutama di Timor-Timur. Nah (purnawirawan Jedneral) ini sisa-sisa yang belum gugur ini, kenapa jadi begitu. Kalau boleh dikatakan sedih, sedih saya. Bagi saya tidak ada 01, 02," kata Ryamizard di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (30/5/2019).

Dia menambahkan, banyak para purnawirawan yang terkena kasus hukum tersebut adalah senior dan juniornya di TNI.

"Terus terang saja di sana yang diperiksa banyak yang purnawirawan, itu senior saya, ada adik-adik angkatan saya. Sebagai sama-sama purnawirawan sebetulnya saya melihat ini tidak baik, ini tidak boleh terjadi, kenapa bisa begitu. Jangan menghilangkan image. Mereka-mereka itu sudah berpuluh-puluh tahun mengabdi kepada bangsa dan negara," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah purnawirawan Jenderal yang terjerat kasus hukum diantaranya, mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko sebagai tersangka kepemilikan senjata api. Kemudian Kepala Staf Kostrad TNI AD Mayjen (Purn) Kivlan Zen berstatus tersangka kasus dugaan makar dan hoax serta kepemilikan senjata api ilegal. [fad]

"Menyikapi situasi nasional saat ini, perlu saya tegaskan bahwa saya adalah sebagai Menteri Pertahanan, akan selalu berfikir positif dan berdiri di atas semua pihak atau anak bangsa," tandasnya. [fad]

Komentar

x