Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 02:22 WIB

Jaksa Dakwa Haris Suap Rommy Rp250juta

Oleh : Ivan Sethyadi | Rabu, 29 Mei 2019 | 12:34 WIB
Jaksa Dakwa Haris Suap Rommy Rp250juta
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Terdakwa suap jual-beli jabatan di Kementerian Agama, Haris Hasanudin, menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (29/5/2019) hari ini.

Dalam dakwaan, jaksa menyebut Haris yang ingin maju sebagai calon Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, menemui Ketua Umum PPP Romahurmuziy untuk memuluskan pencalonannya tersebut.

Haris pernah dijatuhi sanksi disiplin pegawai negeri sipil berupa penundaan kenaikan pangkat selama 1 (satu) tahun.

"Terdakwa bermaksud meminta bantuan langsung kepada Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, namun karena Terdakwa sulit menemuinya maka oleh Musyaffa Noer (Ketua DPP PPP Jawa Timur) disarankan menemui Romahurmuziy sebagai Ketua Umum PPP mengingat Menteri Agama adalah kader PPP yang mempunyai kedekatan khusus dengan Rommy," kata Jaksa KPK saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Atas saran Musyaffa, pada tanggal 17 Desember 2018 Haris menemui Rommy di rumahnya dan menyampaikan keinginannya menjadi Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.

Berbekal uang Rp 250 juta yang diberikan ke Rommy, Haris akhirnya dilantik menjadi Kakanwil Kemenag Jatim. [rok]

Komentar

Embed Widget
x