Find and Follow Us

Jumat, 20 September 2019 | 07:11 WIB

Moeldoko Bingung Jokowi Dituding Kerahkan ASNPolri

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 29 Mei 2019 | 01:39 WIB
Moeldoko Bingung Jokowi Dituding Kerahkan ASNPolri
Kepala Staf Presiden, Moeldoko - (inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Staf Presiden, Moeldoko mengaku bingung atas tudingan Presiden Joko Widodo menggerakkan BUMN maupun aparatur sipil negara (ASN) saat pemilu presiden 2019.

Karena menurut dia, kebanyakan pegawai di BUMN maupun ASN hampir rata-rata memilih pasangan nomor urut 02 yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Menggerakkan BUMN? Tahu enggak BUMN yang milih 02? 78 persen. Menggerakkan ASN? ASN 72 persen yang milih. Dimana menggerakkan?," kata Moeldoko di Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Selain itu, Moeldoko juga membantah Jokowi telah menggerakkan aparat Polri untuk memenangkan pasangan incumbent nomor urut 01. Karena, Jokowi juga mengalami kekalahan di wilayah Sumatra termasuk Nangroe Aceh Darussalam.

"Menggerakkan polisi? Buktinya di Aceh, NTB, Sumbar kalah telak. Mana yang digerakkan? Kalau digerakkan 100 persen semua. Di Paspampres kalah, di Perumahan Setneg kalah. Terus mana yang digerakkan?," ujarnya.

Untuk itu, Moeldoko mengatakan semua tuntutan yang masuk dalam gugatan kubu Prabowo-Sandi ke Mahkamah Konstitusi (MK) tentu akan dihadapi langsung oleh Yusril Ihza Mahendra selaku tim kuasa hukum Jokowi.

"Itu pasti Pak Yusril cs akan menyampaikan. Kalau penggunaan fasilitas negara, sebelum menggunakan sudah menanyakan," tandasnya.

Komentar

x