Find and Follow Us

Minggu, 8 Desember 2019 | 00:55 WIB

Polisi Sita 900 Liter Arak Jowo di Ponorogo

Selasa, 28 Mei 2019 | 21:39 WIB
Polisi Sita 900 Liter Arak Jowo di Ponorogo
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Ponorogo - Sedikitnya ada 900 liter minuman keras (miras) diamankan Polres Ponorogo. Minuman haram jenis arak jowo (arjo) itu diamankan korps Bhayangkara hanya dalam waktu 14 hari. Terhitung dari tanggal 14-27 Mei 2019 dalam operasi khusus penyakit masyarakat (pekat).

"Ada 900 liter arjo disita dari 9 tempat di wilayah Ponorogo guna menciptakan suasana kondusif di masyarakat saat bulan Ramadan ini," kata Kapolres Ponorogo AKBP Radiant, Selasa (28/5/2019).

Radiant mengungkapkan ada penurunan sitaan arjo ini dibanding pada tahun 2018 lalu yang mencapai 1300 liter. Penurunan itu lanjut Radiant dimungkinkan karena pihaknya selama ini rutin mengadakan himbauan kepada masyarakat untuk tidak menjual atau mengkonsumsi miras.

"Kami sosialisasi pada masyarakat bahayanya menenggak miras, sampai jeratan hukum bagi mereka yang membuat atau menjualnya. Dan ini terbukti efektif dengan angka penurunan itu," katanya.

Selain terjerat dengan undang-undang pangan. Radiant menyebut penjual miras juga bisa dijerat dengan pasal 204 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

"Ancaman penjara 15 tahun menanti jika miras tersebut membuat orang sampai meninggal," jelasnya.

Operasi pekat tersebut selain menyasar kasus miras, tercatat ada 18 kasus premanisme, 5 kasus perjudian, 7 kasus prostitusi. Ada juga 5 kasus narkoba dan 7 kasus petasan 7.

"Total ada 51 kasus ditangani Polres Ponorogo dalam operasi pekat kali ini," pungkasnya. [beritajatim]

Komentar

x