Find and Follow Us

Jumat, 20 September 2019 | 07:17 WIB

Dituntut 6 Tahun Penjara, Ratna Sebut Jaksa Lebay

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Selasa, 28 Mei 2019 | 17:11 WIB
Dituntut 6 Tahun Penjara, Ratna Sebut Jaksa Lebay
Terdakwa hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Terdakwa hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet menyebut tuntutan 6 tahun penjara dari jaksa penuntut umum lebay. Ratna mengatakan pasal keonaran yang menjerat dirinya tidak terbukti.

"Katanya keonaran tapi padahal apa yang terjadi di pasal keonaran itu tidak terbukti di kasus saya itu yang saya maksud hiperbola dibesarkan dan didramatisasi," kata Ratna di PN Jaksel, Selasa (28/5/2019).

Ratna lalu menyebut-nyebut kerusuhan demo 22 Mei. Menuru mantan anggota BPN Prabowo-Sandi ini, keonaran harusnya nyata ada aksi berdarah.

"Soal keonaran itu apa yang terjadi tanggal 21, 22 Mei itu keonaran. (Keonaran) harus ada darah itu kan, harus dibaca dong di buku. Ini mereka (jaksa) menyimpulkan bahwa Twitter tuh keonaran juga, padahal harus berdarah, harus ada aparat keamanan ya seperti yang terjadi di Petamburan," jelas Ratna.

Ratna berharap majelis hakim bisa melihat objektif kasusnya. Ratna menilai kasusnya dipaksakan sejak awal.

"Bagaimana menjalankannya dan menjelaskannya secara politis saya tidak tahu, tapi saya merasa seperti itu," ujarnya.

Sebelumnya,. Jaksa menuntut Ratna 6 tahun penjara karena membuat onar atas hoax penganiayaan.

"Menuntut agar majelis hakim menyatakan terdakwa Ratna Sarumpaet terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan menyiarkan berita bohong," ujar jaksa Daroe Tri Sadono.

Jaksa memaparkan bahwa Ratna Sarumpaet telah membuat onar dengan hoax penganiayaan yang dibuat dan disebarkannya. Ratna disebut Jaksa dengan sengaja menyebarkan foto-foto muka lebam yang diklaim sebagai penganiyaan namun ternyata akibat operasi plastik. [ton]

Komentar

x