Find and Follow Us

Kamis, 18 Juli 2019 | 17:00 WIB

Fadli Zon: Kami Jadi Warga Negara Kelas Dua

Oleh : Fadly Zikri | Senin, 27 Mei 2019 | 21:35 WIB
Fadli Zon: Kami Jadi Warga Negara Kelas Dua
Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon mengaku heran dengan penegakan hukum saat ini. Pasalnya ia menilai hukum hanya tajam ke lawan politik dan tumpul ke kawan sendiri.

Ketika pendukung BPN melakukan cuitan yang merugikan langsung diproses hukum, sedangkan ketika ia dan Calon Presiden 02 yang dirugikan di medsos tidak diproses hukum.

"Semuanya bebas-bebas saja. Jadi kami ini jadi warga negara kelas dua di Republik Indonesia ini," kata Fadli digedung DPR, Senin (27/5/2019).

Dia menambahkan, proses hukum hanya ditargetkan kepada pihak-pihak yang kritis terhadap pemerintah. Padahal dalam negara demokrasi yang diutamakan adalah check and balances.

"Penegakan hukum itu hanya tajam kepada orang-orang yang dianggap berseberangan terhadap pemerintah. Kediktatoran muncul karena tidak ada kontrol, tidak ada pengawasan. Harusnya ini menjadi partner di dalam berdemokrasi," ujarnya.

Sebelumnya sejumlah anggota BPN menjadi pesakitan kasus hukum. Mulai dari Ahmad Dhani yang ditetapkan menjadi tersangka kasus ujaran kebencian. Kemudian Eggy Sudjana dan Lieus Sungkharisma dalam kasus makar, dan yang terbaru Mustofa Nahrawardaya dalam kasus penyebaran informasi hoax. Keempatnya kini juga resmi menjadi tahanan. [adc]

Komentar

x