Find and Follow Us

Minggu, 22 September 2019 | 13:47 WIB

Putra Putri Polri Ajak Dewasa Sikapi Hasil Pemilu

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Sabtu, 25 Mei 2019 | 21:00 WIB
Putra Putri Polri Ajak Dewasa Sikapi Hasil Pemilu
(Foto: Inilahcom/Farhan Faris)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri mengapresiasi kinerja aparat Polri-TNI yang berjuang mengamankan pelaksanaan pemilu serentak 2019 khususnya di Jakarta. Bahkan, aparat keamanan harus memperpanjang tugasnya hingga proses gugatan selesai di Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua Umum KBPP Polri, AH Bimo Suryono mengaku bangga menjadi bagian Keluarga Besar Putra Putri Polri meskipun tugas orang tuanya yakni Polri sangat luar biasa. Artinya, tugas yang dilaksanakan Polri menuai pro dan kontra.

"Meskipun, tidak sedikit masyarakat yang memuji kinerja Polri tapi tak kurang juga yang menyudutkan Polri. Namun, memang hal itu sudah menjadi resiko anggota Polri," kata Bimo di Jakarta, Sabtu (25/5/2019).

Maka dari itu, Bimo mengatakan pihaknya memberi dukungan dan bantuan berupa makanan maupun minuman kepada orang tuanya (anggota Polri) yang bertugas mengamankan proses sengketa pemilu presiden di MK maupun Bawaslu RI pada Jumat (24/5/2019) malam.

"Kami sampaikan apresiasi, kami melihat tugas para orang tua kita sangat luar biasa. Mereka dikirim dari Polda seluruh Indonesia, meninggalkan anak istri untuk mengamankan daripada hasil pemilu sampai pengumuman KPU dan belum berakhir sampai putusan MK," ujarnya.

Di samping itu, Bimo mengutuk aksi kerusuhan yang terjadi di depan Kantor Bawaslu RI maupun kawasan Tanah Abang dan kawasan Jalan Wahid Hasyim Sabang Jakarta Pusat serta kawasan Slipi Petamburan Jakarta Barat pada tanggal 21 hingga 22 Mei 2019.

"Kalau ikuti aturan yang benar, mereka tidak lagi unjuk rasa unjuk rasa secara damai. Sebenarnya ada protap menangani perusuh, hanya mereka (Polri) sabar. Kita tahu bahwasanya disusupi oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab, pada akhirnya mengganggu NKRI," jelas dia.

Oleh karena itu, Bimo berharap masyarakat tetap menjaga ketertiban dan keamanan bersama demi keutuhan serta persatuan Indonesia. Memang, unjuk rasa dijamin dan dilindungi oleh Undang-undang. Namun, menyampaikan pendapat pun harus tetap menaati aturan jangan langgar hukum.

"Masyarakat juga harus semakin dewasa melihat bahwasanya unjuk rasa dijamin UU, tapi ada aturan-aturan yang harus diikuti pengunjuk rasa. Mari sikapi hasil pemilu dengan dewasa," katanya.

Sementara Komandan Batalyon Penugasan Satuan Brimob Polda Jawa Tengah, Kompol Supandi mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan masyarakat untuk aparat Polri dan TNI yang menjaga keamanan di Ibu Kota Jakarta sejak 23 April 2019 sampai sekarang.

"Sebagai anggota Brimob, kami ucapkan terima kasih atas dukungan dari masyarakat sehingga menambah moril semangat pasukan. Memang, banyak sekali dukungan masyarakat kepada kami demi kelancaran tugas disini," kata Supandi. [fad]

Komentar

x