Find and Follow Us

Kamis, 27 Juni 2019 | 10:31 WIB

Pelaku Perusuh Demo 22 Mei Kini 441 Orang

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Jumat, 24 Mei 2019 | 19:52 WIB
Pelaku Perusuh Demo 22 Mei Kini 441 Orang
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Mabes Polri mengatakan pelaku perusuh aksi demo 21-22 Mei kini bertambah. Jumlah perusuh yang diperiksa mencapai 441 orang.

"Saat ini sudah 441 terduga pelaku perusuh masih dalam proses pemeriksaan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Dedi mengatakan para pelaku masih dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui peran masing-masing. Mulai dari aktor intelektual, pelaku dilapangan sampai eksekutor.

"Dipilah-pilah siapa yang sebagai pelaku lapangan, operator, dan aktor intelektual di balik kerusuhan tersebut," ucap Dedi.

Sebelumnya, Polri menyebut ada preman yang terlibat dalam kerusuhan demo 21-22 Mei di sekitar kawasan Bawaslu. Preman itu diduga dari Preman Tanah Abang yang dibayar Rp 300 ribu per orang.

"Asal perusuh) Jawa barat, Banten, baru sisanya itu betul preman Tanah Abang. Preman tanah Abang ya, dibayar. Rp 300 ribu perhari, sekali datang, dikasih duit," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Dedi menyebut imbalan Rp 300 per orang untuk preman bayaran ini guna membuat kekacauan saat demo di sekitar kawasan Bawaslu. Para pelaku, disebut Dedi sudah mengakui.

"Dari hasil pemeriksaannya juga, para tersangka tersebut mengakui bahwa uang yang diterimanya tersebut sebagai imbalan untuk melakukan aksi yang rusuh. Mendompleng atau menyusup kepada pendemo yang awalnya seharusnya berlangsung damai dan tertib," kata Dedi. [adc]

Komentar

x