Find and Follow Us

Selasa, 18 Juni 2019 | 01:00 WIB

Polisi Perketat MK Jelang Gugatan Prabowo-Sandi

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Jumat, 24 Mei 2019 | 16:37 WIB
Polisi Perketat MK Jelang Gugatan Prabowo-Sandi
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo

INILAHCOM, Jakarta - Polri memperketat pengamanan Mahkamah Konstitusi (MK) jelang gugatan Paslon 02 Prabowo-Sandi. Pengamanan diperketat untuk mencegah hal-hal tak diinginkan.

"Jadi pengamanan tetap menjadi fokus aparat kepolisian bersama TNI. Seluruh aparat yang diturunkan 58 ribu. Satu objek diamankan tambah yaitu MK," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Dedi mengatakan polisi tak akan menurunkan tingkat keamanan karena tensi politik dinilai masih cukup tinggi. Menurut Dedi, polisi tetap mencegah segala macam bentuk ancaman keamanan bagi masyarakat.

"Polri dalam hal ini tidak boleh underestimate bersama rekan-rekan TNI. Segala macam potensi gangguan kamtibmas dari mulai demo sifatnya damai, kemudian eskalasi meningkat sampai anarkis itu kita lakukan upaya pencegahan secata awal dan mitigasi secara maksimal," jelas Dedi.

Dedi juga menegaskan bahwa dalam pengamanan aksi, baik Polri maupun TNI tidak dibekali senjata api berpeluru tajam. Polri hanya dibekali tameng dan gas air mata untuk melakukan pendekatan soft approuch bila ada aksi atau gesekan dengan massa.

"Sekali lagi konsep pengamanan di ibukota saya tegaskan sesuai eprintah Panglima TNI dan Kapolri tidak dibekali senpi dan peluru tajam. Pendekatan yang dilakukan adalah soft approch atau persuasif. Kita mengedepankan komunikasi dengan seluruh koordinator lapangan agar sama sama menciptakan kondisi kondusif," sambung dia.

Paslon 02 Prabowo-Sandi direncanakan akan melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena menolak hasil Pilpres 2019. Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut gugatan akan disampaikan malam hari nanti. [adc]

Komentar

x