Find and Follow Us

Rabu, 26 Juni 2019 | 08:04 WIB

Pengendara Ambulans Parpol Bukan Petugas Medis

Oleh : Happy Karundeng | Kamis, 23 Mei 2019 | 19:22 WIB
Pengendara Ambulans Parpol Bukan Petugas Medis
(Foto: inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Polisi mengamankan satu unit mobil ambulance berlogo salah satu partai politik saat aksi massa di Bawaslu RI, Selasa (21/5/2019) lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan dalam mobil ini ditemukan tumpukan batu yang digunakan perusuh untuk melempari petugas. Polisi mengamankan 5 orang terkait temuan tersebut yakni berinsial Y, I, O, HS dan SGS.

Dalam pemeriksaan, tiga tersangka yang pertama membawa ambulance ini yakni, Y, I dan O tidak memiliki kualifikasi di dunia medis.

"Tiga orang ini tidak mempunyai kualifakasi sebagai petugas medis. Dan di dalam mobil tersebut, tidak ada peralatan medis. Yang ada hanya batu dalam kardus," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (23/5/2019).

Ia menegaskan, para tersangka mengaku tidak mengetahui soal keberadaan batu dalam mobil yang dibawanya.

"Dari hasil pemeriksaan para tersangka mengaku tidak tau ada batu dalam mobil itu. Penumpangnya padahal 5 orang di sana. Para tersangka ini kita kenakan pasal 55, 56 kemudian 170, 212 dan 214 KUHP ancaman lima tahun ke atas," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya mengamankan satu unit mobil Ambulance berlogo salah satu partai politik saat aksi massa di Bawaslu RI, Selasa (21/5/2019).

"Jadi pada saat itu, petugas dari kepoliaian menemukan adanya mobil ambulance yang berisikan 5 orang. Setelah dicek ada beberapa batu yang dibawa. Jadi kemudian kita amankan mobil itu dengan supirnya bersama penumpangnya. Kemudian kita melakukan pemeriksaan," katanya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (23/5/2019).

Ia menjelaskan kelima orang yang diamankan adalah Y, I, O, HS dan SGS. Ia menjelaskan, Ambulance ini diperintahkan untuk dikirim dari Tasikmalaya. Saat bertolak ada tiga orang. Y, I dan O. Sedangkan HS dan SGS menumpang kemudian. [ton]

Komentar

x