Find and Follow Us

Kamis, 18 Juli 2019 | 16:59 WIB

Aksi Demo 22 Mei Jangan Bawa Bawa Agama

Rabu, 22 Mei 2019 | 22:31 WIB
Aksi Demo 22 Mei Jangan Bawa Bawa Agama
(Foto: Beritajatim)

INILAH.COM, Surabaya - Pemilu 2019 telah usai hingga pada tahapan rekapitulasi suara di tingkat KPU RI dengan hasil Pilpres 2019: Jokowi-Maruf meraih 55,50 persen dan Prabowo-Sandi meraih 44,50 persen. Selisih suara kedua paslon tersebut mencapai 16,9 juta suara.

Walaupun terdapat selisih suara yang signifikan masih ada suara kekecewaan dari paslon yang kalah dan kemudian berupaya untuk menolak hasil pilpres tersebut. Sayangnya, aksi demonstrasi penolakan hasil pilpres tersebut turut membawa atribut dan isu agama.

"Massa demonstran 22 Mei di Jakarta yang protes terhadap hasil rekapitulasi Pilpres jangan mengatasnamakan agama manapun," kata Arnold L Panjaitan, Direktur Eksekutif Pancasila Saklawase Institute dalam pertemuan Konferensi Pers Gerakan Koalisi Penegak Konstitusi & NKRI, Rabu (22/05/2019), di Prapen Kopi, Surabaya.

Arnold mengatakan aksi tersebut rawan ditunggangi oleh kelompok radikal yang ingin mengubah Dasar negara Pancasila menjadi Negara Khilafah.

Arnold dan pihaknya berharap pihak kemanan tidak terprovokasi oleh aksi massa yang menginginkan terjadinya tindakan represif aparat yang kemudian menimbulkan korban jiwa.

"Pihak Polri dan TNI yang berjaga jangan sampai terprovokasi hingga terjadi benturan fisik yang menyebabkan korban jiwa, karena jika hal itu terjadi, isu ini bisa digoreng-goreng dan diplintir hingga di tingkat internasional dengan dalih represi negara terhadap umat Islam di Indonesia," tutur Arnold.

Menurut Arnold, massa aksi boleh berdemontrasi dan menyampaikan protes jika merasa ada kecurangan, tapi harus tetap dalam koridor hukum dan konstitusi yang berlaku.

"Jika demonstrasi sudah keluar dari koridor hukum, kami harap aparat dengan tegas menangkap para provokator karena pemilu sudah selesai dan jangan sampai momen ini dimanfaatkan kelompok radikal anti-Pancasila," tandasnya. [beritajatim.com]

Komentar

x