Find and Follow Us

Minggu, 20 Oktober 2019 | 01:27 WIB

Diperiksa Terkait Haji, Menag: Maaf Saya Puasa

Rabu, 22 Mei 2019 | 13:50 WIB
Diperiksa Terkait Haji, Menag: Maaf Saya Puasa
Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin pada Rabu (22/5/2019).

Lukman dimintai keterangan terkait penyelidikan dugaan adanya praktik rasuah di Kementerian Agama (Kemenag).

"Tadi dimintakan keterangan terkait penyelenggaraan haji," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam pesan singkatnya, Rabu (22/5/2019).

Febri juga menegaskan kasus yang tengah diusut ini tak berkaitan dengan perkara jual beli jabatan di Kemenag yang menjerat mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy).

"Bukan (suap jual beli jabatan), terkait posisi dan kewenangan yang bersangkutan di Kementerian Agama," tutur Febri.

Penyidik KPK memeriksa Lukman sekitar 4 jam. Usai diperiksa, Lukman enggan mengomentari ihwal materi pemeriksaannya.

"Mohon maaf saya puasa, sudah ditunggu, mohon maaf sekali," ujarnya sambil berlalu meninggalkan Gedung KPK.

Sebelumnya, Lukman pernah diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kemenag yang menjerat Romi. Politikus PPP tersebut bahkan disebut terlibat dalam praktik rasuah tersebut.

Yang terbaru, dalam persidangan praperadilan Rommy, tim hukum KPK mengungkap adanya pemberian uang Rp10 juta buat Lukman dari Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin. Penerimaan uang itu diamini Lukman.

KPK menetapkan Rommy sebagai tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kemenag. Rommy disinyalir mengatur jabatan di Kemenag pusat dan daerah.

Rommy diduga menerima suap dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Haris Hasanuddin. Suap diberikan agar Rommy mengatur proses seleksi jabatan untuk kedua penyuap tersebut. [rok]

Komentar

Embed Widget
x