Find and Follow Us

Rabu, 26 Juni 2019 | 08:23 WIB

Massa Aksi 22 Mei di Suramadu Diminta Pulang

Oleh : Happy Karundeng | Selasa, 21 Mei 2019 | 16:35 WIB
Massa Aksi 22 Mei di Suramadu Diminta Pulang
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto

INILAHCOM, Jakarta - Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan tim gabungan TNI/Polri melakukan razia di Jembatan Suramadu sisi Surabaya.

"Ada operasi gabungan. Sejumlah kendaraan dihentikan dan diperiksa oleh petugas," katanya, Senin (20/5/2019).

Dalam razia ini setidaknya 2 bus, 8 Isuzu Elf serta sejumlah mobil pribadi dihentikan polisi. Mereka adalah rombongan dari Madura yang hendak berangkat ke Jakarta untuk ikut aksi 22 Mei. Rombongan itu pun diarahkan untuk balik. Bahkan penumpang dilarang turun dari kendaraan.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Semeru 1 agar rombongan dikawal kembali ke daerahnya masing-masing," katanya di Jembatan Suramadu.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto mengatakan kegiatan razia dan penyekatan di Jembatan Suramadu dilakukan terkait beredar isu kelompok teror dengan misi menyerang massa di tanggal 22 Mei 2019.

"Kegiatan kami ini salah satunya untuk ikut serta menyelamatkan masyarakat khususnya dari Madura, ada dari Sampang dan Pamekasan. Berkaitan ancaman teror yang ada di Jakarta. Kami tidak ingin massa ini menjadi sasaran atau target kelompok teror di sana," jelas Toni Harmanto kepada wartawan di Jembatan Suramadu, Selasa (21/5/2019).

Toni juga menyampaikan kepada mayarakat yang akan mengikuti aksi 22 Mei di Jakarta untuk kembali. Ia pun memberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat.

"Kami juga menyampaikan atau memberikan kesempatan kepada mereka kalau ingin menyampaikan pendapatnya di sini. Setelah kami berdiskusi akhirnya mereka terima dan memutuskan kembali ke daerah masing-masing," jelas Toni. [ton]

Komentar

x